Karena Candaan, 2 Buruh Tani Dibacok

Salah satu korban pembacokan saat menjalani perawatan di Puskesmas.

 

SURABAYAPAGI.COM, Pasuruan - Warga Pucanganom Pasuruan dibuat geger pada Kamis (22/4) siang. Pasalnya, 2 buruh tani setempat menjadi korban pembacokan saat tengah memaneh padi.

Korban diketahui bernama Sholikin (52) dan Nur Hasan (47) sementara pelaku pembacokan bernama Slamet Hadi, pemborong padi. Pelaku dan para korban masih satu desa, yakni warga Desa Capang, Kecamatan Purwodadi.

Kanitreskrim Polsek Purwosari Bripka Bambang Purwanto mengatakan, berdasarkan pengakuan pelaku, pelaku merasa terhina saat saling lempar candaan. Sehingga, pelaku melayangkan sabitnya kepada dua rekannya.

“Antara korban dan pelaku satu kelompok borong panen padi, memang sebelum-seblumnya terjadi gojlokan, candaan, seakan-akan menurut keterangan pelaku ini di-bully oleh teman lainnya, tadi juga sempat cek-cok juga, karena candaan sebelumnya. Akhirnya pelaky gak kontrol melakukan pembacokan dua temannya,” beber Bambang.

Lebih rinci, Kapolsek Purwosari AKP Safiudin mengungkapkan, kejadian ini bermula saat kelima pemborong panen padi ini menggarap sawah milik Sugito, warga setempat. Tiba-tiba, Samsul Hadi, mengamuk dan membacok kedua rekannya, Nur Hasan, dan Sholikhin.

“Pada saat mereka enak-enak bekerja, tiba-tiba Samsul Hadi ini mengamuk dan mengambil sabit miliknya dan membacok kedua kawannya ini tanpa sebab,” jelas Saifudin.

Beruntung pada saat itu, Babinsa dan Bhabinkamtibmas yang tengah beraktivitas di desa setempat mengetahui kejadian tersebut. Sehingga, pelaku berhasil diamankan dan korban segera dibawa di Puskesmas Purwosari untuk mendapatkan perawatan.

“Babinsa dan Bhabinkamtibmas yang saat itu sedang sambang desa kemudian mengamankan pelaku dan membawa korban ke Puskesmas Purwosari,” lanjut Safiudin.

Akibat bacokan tersebut, kedua korban mengalami luka serius. Sholikhin menderita luka bacok di bagian punggung kirinya. Sedangkan Nur Hasan menderita luka serius di bagian kepalannya.

Keduanya kemudian dibawa ke RSUD Bangil untuk mendapatkan perawatan yang lebih serius. Sementara pelaku dan barang bukti telah diamankan di Mapolsek Purwosari.