Kawanan Pencuri Bobol Konter Telepon Seluler, 200 HP Raib

Pintu konter telepon seluler tampak rusak pasca dibobol kawanan pencuri.

 

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Sebuah konter telepon seluler di Srengat Blitar dibobol pencuri yang diduga berjumlah lebih dari satu orang. Akibatnya, 200 unit telepon seluler yang berada dalam konter raib. Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (18/4) pagi sekitar pukul 03.30 WIB.

Kasubag Humas Polres Blitar Kota Iptu Ahmad Rochan mengatakan, polisi masih menyelidiki kasus pembobolan toko tersebut. Petugas juga sudah melakukan olah tempat kejadian perkara.

“Kasus ini masih dalam penylidikan polisi. Saat ini penyidik masih mengecek rekaman kamera CCTV di toko telepon genggam tersebut,” kata Ahmad Rochan, Senin 19/4/2021).

Manajer Operasional Konter Eko Indartono mengatakan, akibat kejadian itu pihaknya mengalami kerugian hingga Rp250 juta. Telepon seluler yang dicuri harganya berkisar antara Rp1,5 juta hingga Rp2 juta per unit. Selain itu, mereka juga menggasak uang tunai yang ada di meja kasir sebesar Rp7,7 juta.

Dia menjelaskan, pelaku sempat terekam CCTV. Dari rekaman CCTV itu terlihat pelaku ada enam orang. Empat orang masuk ke dalam toko, dua lagi berada di luar toko untuk mengawasi situasi.

"Mereka ini datang naik mobil, kemudian yang empat masuk, yang dua menunggu di luar. Mereka juga sempat merusak CCTV yang berada di luar toko. Sekarang rekaman CCTV sudah kami serahkan ke pihak kepolisian untuk penyelidikan lebih lanjut," imbuh Eko.

Dari rekaman CCTV terlihat para pelaku hanya berada di dalam toko sekitar 30 menit. Semua pelaku memakai penutup wajah dan sarung tangan untuk menghilangkan jejak. Mereka dengan leluasa memasukkan ratusan telepon seluler itu ke dalam dua buah karung dan sebuah tempat sampah berukuran jumbo. Kemudian dimasukkan ke dalam mobil.

"Pelaku tidak dikenali karena semua pakai penutup kepala dan sarung tangan. Mereka membawa dua karung besar untuk menaruh barang curian. Serta sebuah tempat sampah berukuran jumbo," terangnya.

Kasus ini kini masih dalam penyelidikan Satreskrim Polres Blitar Kota. Penyidik telah memintai keterangan sejumlah saksi dan memeriksa kamera CCTV.

"Sudah ditangani oleh satreskrim. Sejumlah saksi sudah diperiksa. Termasuk rekaman CCTV," ujar Kasubbag Humas Polres Blitar Kota Ahmad Rochan.