Kebakaran di BPOM Jakarta, Diduga Korsleting

Proses evakuasi dan pemadaman Gedung BPOM Jakarta, Minggu malam. (Foto: SP/Humas Damkar DKI)

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Pihak Kepolisian Polda Metro Jaya bersama Polsek Johor Baru Jakarta, sampai Senin (19/7/2021) pagi ini sudah menutup area kebakaran di kantor BPOM Jakarta. Di gedung lorong F sebelah timur dan barat dipasang police line.

Polda prioritaskan menangani kasus kebakaran di gedung kantor Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Jakarta, sebab saat pandemi BPOM menjadi sorotan publik.

Hasil penyelidikan sampai subuh tadi, kebakaran diduga dimulai saat Kantor BPOM sedang melakukan perbaikan panel di Gedung Lorong F Timur dan F Barat.

Penyidik sudah memeriksa beberapa pegawai BPOM. Saksi-saksi menerangkan kebakaran terjadi saat pekerja tengah melakukan peremajaan panel listrik.

Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PKS Kurniasih Mufidayati, mendesak Polda Metro Jaya usut tuntas penyebab kebakaran gedung BPOM.

"Harus diusut tuntas penyebab kebakaran. Segera dilakukan evaluasi penyebab kebakaran dan disampaikan secara transparan kepada publik," kata dia, tadi pagi.

Kebakaran di gedung BPOM terjadi pada Minggu (18/9/2021) malam pukul 21:30 WIB. Sebanyak 17 kendaraan pemadam kebakaran dikerahkan. Kerugian yang dialami akibat kebakaran ini ditaksir lebih Rp 500 juta. Termasuk dokumen hasil uji obat dan makanan.

Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Pusat Asril Rizal menjelaskan kebakaran dimulai ketika kantor BPOM sedang ada perbaikan panel di Gedung Lorong F Timur dan F Barat oleh beberapa pegawai BPOM. Sampai siang tadi dugaan sementara korsleting. n (erc/rmc)