Kejahatan Malam Marak, Polresta Mojokerto Gencarkan Patroli Blue Light di 29 Titik Rawan

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Kasus pengeroyokan geng motor yang terjadi di wilayah hukum Polres Mojokerto turut menjadi atensi Polres Mojokerto Kota. Pasalnya, wilayah hukum dua instansi kepolisian tersebut saling berdekatan.

Agar kasusnya tak merembet, Polres Mojokerto Kota mulai pasang badan dengan menerjunkan program Pandawa Lima (Patroli Blue Light Lima Fungsi), Jumat (11/3/2022).

Patroli malam hari tersebut berfungsi untuk mengantisipasi daerah rawan dan meminimalisir kejahatan malam di wilayah hukum Polresta Mojokerto.

"Kasus pengeroyokan geng motor kemarin jadi atensi serius Bapak Kapolresta Mojokerto AKBP Rofiq Ripto Himawan. Sebagai antisipasi kejahatan ini, beliau mengingatkan seluruh Kasat Opsnal dan Kapolsek jajaran untuk meningkatkan patroli blue light," ujar Kasi Humas Polresta Mojokerto IPTU MK Umam.

Ia menyebut ada 29 titik yang menjadi atensi patroli Pandawa Lima. Diantaranya, sejumlah simpang empat dan simpang tiga yang tersebar di seluruh wilayah hukum Polresta Mojokerto.

"Rinciannya, 13 titik berada di wilayah Kota Mojokerto dan sisanya 16 titik di wilayah utara sungai Kabupaten Mojokerto. Yakni Kecamatan Jetis, Gedeg, Kemlagi dan Dawarblandong," jelasnya.

Selain menindak konvoi geng motor serta balap liar, patroli blue light ini juga akan menyikat habis aksi curat, curas serta mabuk-mabukan yang masih marak.

"Patroli juga dimasifkan untuk memberantas praktik prostitusi terselubung di tempat hiburan malam, hotel, homestay dan rumah kos. Kita juga akan melaksanakan giat jaga prokes nobar sepak bola di cafe atau warkop," tukasnya.

Selain itu, lanjut Umam, Satreskrim Polresta Mojokerto juga akan berkeliling untuk memantau potensi kejahatan. Terutama aksi pencurian motor yang masih banyak terjadi di wilayah hukum Polresta Mojokerto. “Selain patroli setiap malam, kita juga siapkan tilang jika menemukan pelanggaran lalu lintas,” imbuhnya. Dwi