Kerap Cekcok Sebelum Bakar Rumah Mantan Istri

Sidang Online terdakwa Rahmad Zakaria. Kamis (16/7/2020).SP/BUDI

SURABAYA, Surabaya -  Rosmala Widayati mengaku kerap diteror Rahmad Zakaria sebelum rumahnya ludes dibakar mantan suaminya tersebut. Perempuan 47 tahun mengatakan bahwa terdakwa kerap mendatangi rumahnya di Jalan Pucangan III ketika proses cerai pada Februari lalu. Rahmad kerap datang untuk pinjam uang.

"Sebelum resmi cerai sering bolak-balik ke rumah. Kalau tidak dikasih uang ngambil barang-barang di rumah lalu saya disuruh menebus untuk mengambilnya," kata Ros saat bersaksi dalam sidang di Pengadilan Negeri Surabaya, Kamis (16/7/2020).

Hingga terakhir Rahmad datang ke rumahnya pada Jumat, 28 Februari lalu. Pagi itu,terdakwa datang ke rumahnya untuk meminjam uang Rp 50 ribu. Ros yang sudah muak dengan ulah suaminya itu menolak meminjami uang. Terdakwa mengancam akan membakar buku rapor kedua anaknya yang masih sekolah.

"Sudah kamu bakar saja," ucap Ros. Dia kemudian pergi ke rumah saudaranya. Petangnya,

Rahmad kembali datang ke rumah itu ketika Ros dan kedua anaknya tidak ada di rumah. Dia tidak tahu rumahnya sudah dibakar mantan suaminya itu.

"Saya pulang ke rumah kebakaran sudah besar. Rumah saya habis tinggal temboknya saja," katanya.

Kedatangan Rahmad petang hari sebelum rumah Ros terbakar diketahui tetangga-tetangga.Mereka sempat melihat terdakwa kabur ketika rumah sudah mulai terbakar. Ros mengaku bahwa dirinya kerap bertengkar dan diancam suaminya. Sikap Rahmad yang kerap marah-marah memaksanya untuk menggugat cerai di Pengadilan Agama.

"Sampai dilerai RT. Dikasih tahu Babinkamtibmas dia tidak mau dengar. Ngancam mau bunuh saya. Semua tetangga sudah tahu semua. Saya sudah pernah laporan ke Polsek Gubeng," tuturnya.

Sementara itu, Rahmad kerap kesal dengan mantan istrinya itu karena sering terpergok selingkuh. Dia juga tidak keberatan bercerai dengan Ros. "Karena dia suka selingkuh Pak hakim. Saya tidak masalah cerai sama dia," katanya.

Dia mengaku bahwa sebenarnya tidak berniat membakar rumah yang dulu pernah ditinggali bersama. Ketika itu dia hanya berniat membakar rapor anak-anaknya. "Saya ambil rapor saya bakar saya lempar di rak saya pergi. Saya tidak tahu apinya membesar sampai bakar rumah," ungkapnya.Nbd