Kereta Kargo China-Eropa Hubungkan Perdagangan Finlandia

Kereta perdagangan China-Eropa. SP/ CH

SURABAYAPAGI.com, China - Layanan transportasi kereta kargo China-Eropa dianggap sebagai komponen penting dari Belt and Road Initiative, meningkatkan perdagangan antara China dan negara-negara lain di sepanjang Belt and Road.

Finlandia menyambut lebih banyak koneksi kereta barang dengan China, dan berharap menjadi hub terkemuka antara China dan Eropa dengan keunggulan yang ada dalam transportasi dan logistik, kata Ville Skinnari, menteri Finlandia untuk kerja sama pembangunan dan perdagangan luar negeri.

Rute kereta barang Tiongkok-Eropa pertama antara Tiongkok dan Finlandia dibuka pada tahun 2017, menghubungkan Xi'an di Tiongkok barat laut dengan Kouvola di Finlandia tenggara. Saat ini, terdapat beberapa rute kereta barang China-Eropa dari atau melalui Finlandia, yang menghubungkan kota-kota di China seperti Xi'an, Chongqing, dan Suzhou.

Skinnari menyebut kecepatan sebagai salah satu keunggulan kereta barang. "Perjalanan kereta barang antara Finlandia dan China membutuhkan waktu sekitar dua minggu, dibandingkan dengan angkutan laut yang biasanya memakan waktu minimal 1,5 bulan," ujarnya, Jumat (16/4/2021).

KA barang memiliki keunggulan keberlanjutan yang jelas dibandingkan dengan alat transportasi lain karena emisi karbon yang jauh lebih rendah, Skinnari menambahkan.

“Bagi perusahaan, penting untuk dapat mendiversifikasi rantai logistiknya, menambah nilai dengan kecepatan, dan memiliki alternatif sarana transportasi,” ujarnya.

Kereta barang China-Eropa telah memfasilitasi perdagangan antara China dan Finlandia serta negara-negara Nordik lainnya, karena industri dari Swedia dan Norwegia juga menemukan rute kereta api baru, katanya. Perusahaan asal Finlandia, Nurminen Logistics, bekerja sama dengan China untuk mengoperasikan beberapa rute kereta barang China-Eropa.

Volume kereta peti kemas ke dan dari China telah meningkat tiga kali lipat pada tahun 2020 dibandingkan tahun sebelumnya. "Kami memang telah melihat peningkatan yang signifikan dalam volume angkutan kereta api antara Finlandia dan China. Dan ada banyak potensi perdagangan antara kedua negara dengan kereta api," kata Skinnari, berharap ekspor Finlandia ke China akan tumbuh.

"Risiko rantai logistik jelas merupakan sesuatu yang sekarang lebih disadari oleh banyak perusahaan setelah pandemi Covid-19," kata menteri, menambahkan bahwa hal itu dapat dilihat dari perluasan volume angkutan yang dimiliki kereta barang China-Eropa. keunggulan kompetitif.

Skinnari menambahkan bahwa Finlandia ingin menjadi penghubung utama antara Eropa dan Cina. "Saya yakin Finlandia memiliki kelebihan di sektor ini, misalnya, prosedur impor atau ekspor yang berfungsi dengan baik, jaringan transportasi yang andal, kedekatan dengan hub utama di Nordik dan Eropa, dan bahkan lebih jauh ke Amerika Utara, serta transit yang berfungsi dengan baik antara alat transportasi berbeda, "katanya.

"Pemerintah kami senang melihat peningkatan kerja sama antara perusahaan Finlandia dan China melalui kereta barang," katanya. “Peningkatan konektivitas antara kedua negara sangat disambut baik. Dsy2