Ketua DPRD Laila Mufidah Beri Semangat para Lansia di Griya Wredha

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya Laila Mufidah saat menemui penghuni Griya Wredha Griya Wredha Surabaya di Jambangan, Rabu (21/4). SP/Al Qomar

 SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Bertepatan dengan Hari Kartini 21 April 2021 yang masih dalam situasi pandemi Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya Laila Mufidah terus memberi semangat kepada lansia untuk tetap semangat. Apalagi semua lansia di Surabaya juga sudah divaksin.

Guna memberi motivasi para lansia, Wakil Ketua DPRD Laila Mufidah menemui penghuni Griya Wredha. "Terutama para lansia perempuan, kami di ingin di momen Hari Kartini ini mereka makin semangat. Harus menjadi perempuan tangguh," ungkap Laila, Rabu (21/4).

Laila bersama Ketua Perempuan Bangsa Jatim Hikmah Bafaqih berkunjung ke Griya Wredha Surabaya di Jambangan, Surabaya tidak saja memberi motivasi, para perempuan itu juga memberi bingkisan kepada semua penghuni Griya Wredha. Semua penghuni panti ini sebanyak 160 lansia. Dari jumlah itu, sebanyak 98 adalah lansia perempuan. 

"Di Griya Wredha ini saja mayoritas perempuan. Artinya mereka harus dibekali keterampilan dan menjadi perempuan tanggap bencana. Petugas harus paham yang harus dilakukan dalam situasi rawan bencana seperti belakangan ini," kata Hikmah. 

Laila, Hikmah, dan para Perempuan Bangsa itu kompak dan terus memberi motivasi penghuni griya lansia. Bahkan mereka juga mengajak para lansia bernyanyi bersama. Tidak saja menghibur tapi juga bikin suasana bahagia. 

Para lansia ikut larut saat para perempuan itu menyanyikan lagu Ibu Kita Kartini. Hampir semua lansia terutama perempuan sangat akrab dengan lagu bersejarah ini. Mereka bernyanyi bersama. Ada yang lupa lupa ingat sehingga bikin tertawa bersama. 

Begitu bahagianya mereka mendapat kunjungan wakil ketua DPRD dan Perempuan Bangsa. Bahkan keceriaan lansia tidak terhenti di situ. Salah satu lansia dengan penuh semangat dan keberanian tampil sebagai dirigen. Mengulang menyanyikan lagu Ibu Kita Kartini bersama-sama.

Selain itu, Pimpinan DPRD Surabaya Laila Mufidah pun menyempatkan diri meninjau sejumlah fasilitas di Griya Wredha. Mulai dari tempat masak, gedung pertemuan, halaman, kamar mandi, hingga kamar tidur. 

Di ruangan kamar yang besar terdapat 12 lansia dengan bed masing-masing. Laila mengapresiasi layanan di Griya Wredha yang sangat baik. Dari 160 penghuni ada sebanyak 25 perawat yang khusus menemani dan melayani para lansia. 

Mereka bergantian menjalankan tugas mereka. Semua perawat itu adalah lulusan perawat dengan strata pendidikan DIII dan S1. Kepala UPTD Griya Wredha Septarti Hendartini menyebutkan bahwa semua warga griya harus terbebas dari penyakit covid-19 dan penyakit menular lainnya.

"Semua kebutuhan pokok papan dan sandang kami penuhi. Mereka juga bisa mengaktualisasikan diri dengan menekuni ketrampilan. Ada yang mahir menyulam. Kami juga isi dengan bikin Hand sanitizer dan masker," kata Septarti. 

Sementara itu, Laila yang terus menyapa para lansia di Griya Wredha Surabaya tiba-tiba terpaku. Dia tertegun melihat para lansia saling menatap dan ngobrol sesama usianya. Saat itu juga, Laila teringat akan orang tuanya. 

Bahkan dirinya juga membayangkan saat dirinya juga akan melalui fase lansia. Dia langsung meraih kursi roda dan mengajak lansia diajak jalan-jalan ke halaman griya meski sesaat. Laila begitu hangat bercengkrama dengan lansia tersebut

"Orang tua saya sudah almarhum. Saya teringat saja. Dalam situasi saat ini, para lansia perempuan juga harus tangguh. Saya akui disini pelayanannya bagus," ucap Laila. 

Saat dirinya berkunjung ke setiap fasilitas dan kamar, tidak ada bau pesing. Padahal dengan jumlah penghuni lansia mencapai ratusan, semua ruangan bersih. Petugas juga begitu disiplin dan bersabar melayani para lansia. 

Laila menyebut bahwa Griya Wreda itu adalah surga bagi perawat. Mereka melayani lansia dengan penuh kesabaran. Tidak sedikit lansia yang sudah tidak bisa apa-apa. Namun penuh kesabaran bisa dilatih mandiri. Alq