Ketua PKB dan Demokrat Duduk Satu Meja, Apakah Ini Sinyal Koalisi?

H. Abd Ghofur dan Debby Kurniawan jalin komunikasi sesama ketua partai di ruang kerja Ketua DPRD Lamongan. SP/IST

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Dua ketua partai besar PKB dan Demokrat di Lamongan bertemu dalam satu ruangan. Tentu pertemuan dua tokoh politik muda ini menarik untuk disimak, karena jarang-jarang keduanya bisa bertemu sejak perhelatan akbar Pileg 2019, dan puncaknya pemilihan bupati dan wakil bupati tahun 2020 karena mereka berseberangan dalam dukungan.

Lantas kira-kira apa yang dibicarakan oleh ketua partai pemilik kursi terbesar di legislatif ini...? Kalau bicara soal komitmen koalisi dalam pemilihan kepala daerah terkesan masih jauh, karena Lamongan baru saja punya bupati dan wakil bupati baru. 

Komitmen kerjasama politik di legislatif sangat mungkin, karena keduanya partai besar dan mapan. Atau partai Demokrat merayu PKB untuk satu gerbong dalam mengawal kepemimpinan Yuhronur Efendi-Abd Rouf (Yes-Bro) atau malah keduanya ambil peran sebagai partai oposisi dalam pemerintahan pasangan Yes-Bro, karena pasangan bupati dan wakil bupati ini dianggap tidak sesuai dengan ekspektasi Demokrat, sebagai partai pengusung.

Dalam politik semua bisa terjadi dan itu sah-sah saja. Dan masyarakat pun berhak tahu dan berhak berspekulasi, kalau pertemuan itu pertemuan politik, karena keduanya ketua partai politik, atau pertemuan itu hanya kangen-kangenan karena keduanya selalu berseberangan politik selama ini.

surabayapagi.com mencoba mencari tahu pertemuan yang digelar di ruangan ketua DPRD Lamongan pada Rabu (4/8/2021) siang itu, karena pertemuan itu bisa jadi awal dari segala perkembangan dan perubahan peta politik jagat Lamongan.

Ketua DPC PKB , H. Abd Ghofur mengaku kaget ditanya wartawan surabayapagi.com, bahkan pria yang menjabat sebagai ketua DPRD Lamongan ini balik ditanya kok tahu aja ketemuan tadi. "Hahaha pean ini kok ngerti aja mas," kelekar Ghofur panggilan akrab politisi muda PKB ini.

Saat didesak tema obrolan, pria yang sudah dua periode peraih suara terbanyak legislatif di Lamongan ini menimpali dan balik tanya ke surabayapagi.com. "Yang mas tahu info ini pertemuan tadi apa ya," goda Ghofur sambil tertawa lepas.

Sebagai pria yang sama-sama besar di Lamongan dan sama-sama sebagai anggota dewan, Ghofur menyebutkan kalau pertemuan tadi tidak sengaja saja. "Kebetulan saya dapat kabar kalau Mas Iwan (Debby Kurniawan) anggota DPR RI dari Fraksi Demokrat itu berkunjung ke ruang fraksi Demokrat DPRD Lamongan, lantas saya dan beliau komunikasi dan akhirnya ketemu di ruang saya," kata Ghofur.

Saat ketemu itu saling berbincang santai, melepas rindu setelah dalam pileg 2019 lalu putra H. Fadeli bupati periode 2015-2020 tersebut terpilih menjadi anggota DPR RI dari Partai Demokrat." Ya kita ketemu sama-sama ketua partai, sama-sama menjadi anggota dewan, dan sama-sama terlahir di Lamongan, ya bicara ringan-ringan saja, dan diskusi soal penanganan covid-19 di Lamongan agar lebih dimaksimalkan lagi, gitu-gitu saja," ungkapnya.

Saat didesak apakah pertemuan ini langkah awal untuk berkoalisi baik saat di DPRD Lamongan maupun di luar dalam kerangka membangun Lamongan kedepan,  Ghofur hanya tertawa saja. "Mas kok bisa saja mancing-mancing, ya jelas pertemuan tadi menjalin silaturahim, dan terus menjaga tradisi berkomunikasi antar ketua partai," kelitnya.

Sementara itu, Debby Kurniawan secara terpisah dikonfirmasi membenarkan pertemuannya dengan ketua DPRD Lamongan yang juga ketua DPC PKB. Bagi Iwan panggilan ketua DPC Demokrat ini, pertemuan nya dengan H. Abd Ghofur adalah menjalin komunikasi dan silaturahim. Apalagi posisinya sekarang ini sama-sama menjadi anggota dewan, dan ketua partai. "Silaturahim dan bincang-bincang ringan saja mas, apalagi sudah lama tidak ketemu pasca pilkada, apalagi kondisi masih pandemi seperti saat ini," terangnya.

Saat dalam pembahasan di ruang kerja ketua DPRD Lamongan itu, dirinya berbicara kondisi pandemi covid, soal refocusing dan peran dan fungsi dewan dalam menjalankan tupoksinya kurang maksimal karena kondisi pandemi yang tak kunjung selesai. "Covid -19 semua sudah tahu bagaimana korban nya dan penanganan nya, untuk kembali bisa masuk zona hijau butuh kerjasama semua pihak, dan penanganan nya harus lebih dimaksimalkan lagi," jelasnya.

Saat didesak selain membicarakan soal covid, apa ada pembicaraan politik terkini lainnya, mantan ketua DPRD Lamongan ini berseloroh, mau iya atau tidak, pasti masyarakat sudah mempersepsikan seperti itu, dan bagi Iwan hal itu sudah sah-sah saja. "Kita berdua ini kan lagi pegang partai, meski tidak bicara politik, tentu pertemuan kita berdua pasti dipersepsikan urusan politik, dan bagi kami enjoy saja,"jelasnya.

Pertemuan kali ini apakah sebagai langkah permulaan menuju koalisi, pria yang sebelumnya juga memegang ketua KNPI Lamongan ini mengaku dalam dunia politik, semua bisa terjadi. Dimana yang awalnya tidak bisa bekerja bareng bisa bekerja bareng. Dan dalam kapasitas pertemuan nya dengan ketua DPC PKB tentu silaturahmi dan menjaga komunikasi menjadi hal utama. jir