Keyakinan untuk Pemulihan Ekonomi Nasional

Kantor KPPN Surabaya II.

SURABAYAPAGI, Surabaya- Pandemi Covid -19 belum berakhir dan tahun 2021 ini merupakan tahun kebangkitan untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang lebih baik.

Akhir tahun 2020 pertumbuhan ekonomi nasional tercatat minus 2,19 % . dan tingkat regional, pertumbuhan ekonomi Jawa timur tercatat minus 0,17 lebih tinggi 2.02 % dari nasional.

Akhir tahun 2021 pertumbuhan ekonomi nasional diprediksi akan tumbuh di kisaran 4,5% sampai dengan 5,3%. Pertumbuhan Ekonomi Jawa Timur diprediksi di kisaran 5,3% sampai dengan 6,3%. Dalam perjalanannya kondisi yang dihadapi akan sangat dinamis.

Untuk itu dibutuhkan kekompakan pemerintah dan masyarakat dalam menjaga moment pengendalian laju penularan Covid-19 serta optimisme untuk pemulihan ekonomi nasional.

Anggaran Pendapatan dan dan Belanja Negara (APBN) 2021 masih menjadi kekuatan utama pemulihan ekonomi. Melalui dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang merupakan bagian dari APBN, dilakukan intervensi di seluruh sektor terdampak guna mempercepat pemulihan ekonomi nasional.

Dana PEN 2021 secara nasional dianggarkan Rp575.8T. Sampai dengan Triwulan satu 2021 secara nasional telah terealisasi Rp 61,53 T dan di tingkat regional Jawa Timur terealisasi Rp 9,48 T Peruntukkan dana PEN terklaster di sektor Kesehatan Rp176,3T, Perlinsos Rp157,41T , Program Prioritas Rp122,42T dan dukungan UMKM dan Korporasi Rp184,83T.

Klaster kesehatan diperuntukkan diagnostic, therapeutic, vaksinasi, laboratorium, gugus tugas, JKN, Transfer Ke Daerah dan Dana Desa bidang kesehatan. Aktivitas Perlinsos meliputi PKH, sembako, Bansos Tunai, Pra Kerja, diskon listrik, BLT desa, subsidi kuota internet, iuran JKP. Aktivitas Program Prioritas mencakup program padat karya Kementerian/Lembaga, pariwisata dan food estate , lingkungan hidup, ICT, Kawasan industri.

Klaster kesehatan mendapatkan perhatian serius dikarenakan kondisi saat ini adalah pandemi kesehatan yang berdampak pada seluruh sektor kehidupan masyarakat.

Vaksinasi memberikan rasa percaya diri dan optimisme terhadap kesehatan dan pertumbuhan ekonomi . Bersama dengan aktivitas pengendalian lainnya , penyebaran virus Covid -19 secara nasional dan regional Jawa Timur saat ini mulai menurun.

Angka pertumbuhan ekonomi triwulan satu 2021 belum direlease namun demikian predikasi Kementerian Keuangan untuk pertumbuhan ekonomi nasional berada di kisaran minus 1 % sampai dengan minus 0,1 % .

Angka tersebut menunjukkan adanya perbaikan pertumbuhan ekonomi menuju positif. Kinerja APBN melalui PEN telah mampu memberikan kontribusi nyata, Menjadi harapan seluruh masyarakat Indonesia di tahun 2021 indonesia bangkit kembali.

Asri Isbandiyah Hadi- Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Surabaya II