Khasiat Buah Salak, Atasi Masalah Pencernaan dari BAB Hingga Diare

Buah Salak. SP/ SBY

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Buah salak (Salacca zalacca) memiliki bentuk yang unik dengan kulit buah bersisik yang tajam. Bahkan, orang barat menyebut buah ini dengan sebutan buah ular, karena bentuk kulit dan buahnya yang seperti kulit ular.

Buah salak sangat mudah di temui karena nyaris selalu ada sepanjang musim di Indonesia. Biasanya salak kerap dijadikan sebagai makanan pencuci mulut atau bisa sering pula dijadikan sebagai manisan.

Manfaat buah salak juga sangat baik untuk tubuh karena kandungan nutrisinya yang sangat banyak. Buah salak kaya dengan kandungan karbohidrat, protein, vitamin A, B2, vitamin C, zat besi, kalsium, dan beta karoten.

Rasa manis yang agak asam sepat mengindikasikan kandungan antioksidan yang tinggi. Nutrisi ini berkhasiat untuk menangkal radikal bebas dan menyembuhkan berbagai penyakit.

Salah satunya yaitu dapat mengatasi masalah diare atau gangguan buang air besar (BAB). Hanya dengan makan beberapa buah saja, diare langsung mampet.

Khasiat buah salak ini karena sifat antioksidan dan asamnya yang mampu menetralisir penyebab sakit perut tersebut. Apalagi buah ini juga diketahui kaya dengan zat aktif yang berkhasiat.

Salak mengandung betakaroten, tanin, al dan serat yang dapat membantu memperlancar sistem pencernaan Anda. Selain itu, salak juga membantu Anda mencukup kebutuhan akan protein, karbohidrat, kalsium, zat besi, fosfor, dan vitamin C. 

Khusus untuk ibu hamil baiknya hindari makan buah salak, dikarenakan dapat mengakibatkan konstipasi atau sukar buang air besar (bab). jikalau ibu hamil tetap ingin makan buah salak, baiknya janganlah buang kulit ari (kulit tidak tebal yang melekat pada buahsalak) dikarenakan memiliki kandungan serat yang cukup.

Selain dapat mengatasi masalah pencernaan, buah salak juga dapat meningkatkan daya ingat. Hal ini tak lain karena salak memiliki kandungan mineral dan bahan aktif seperti potasiom, beta-karoten dan pektin.

Pektin merupakan salah satu kandungan yang mampu meningkatkan aliran darah ke otak. Ini membuat kognisi dan daya ingat seseorang menjadi lebih baik.

Selain itu, kandungan oksidatif dalam salak juga dapat bantu hilangkan stres dan menurunkan risiko penyakit otak. Dsy10