Khofifah Ingatkan Relawan Paslon, Covid-19 Masih Ada!

Gubernur Jawa Timur Khofifah bersama Pangdam V Brawijaya dan Kapolda Jatim meninjau proses rekapitulasi suara di salah satu TPS di Surabaya, Kamis (10/12/2020). SP/kominfo jatim

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Gubernur Khofifah Indar Parawansa memuji Polri, TNI, KPU, Bawaslu dan semua pihak yang telah bekerja keras untuk terselenggaranya Pilkada serentak 2020 secara tertib, jujur, adil dan profesional. Tak hanya Gubernur Khofifah, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta juga berterima kasih kepada warga Jawa Timur yang menjalankan pesta demokrasi secara kondusif meski sedang digelar di masa pandemi Covid-19.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan terima kasihnya pada seluruh pihak yang berkaitan langsung maupun tidak langsung dalam penyelenggaraan Pilkada serentak. Terutama pada TNI, Polri, dan juga KPU dan semua masyarakat Jawa Timur . Ia berharap kondusivitas ini terjaga hingga seluruh proses dan tahapan Pilkada serentak rampung berjalan.

“Alhamdulillah, kami bersyukur bahwa penyelenggaraan pemungutan suara pada pilkada serentak di Jawa Timur hari Rabu (9/12/2020) berjalan aman, lancar dan kondusif. Masyarakat di 19 Kabupaten Kota di Jatim telah menyalurkan hak pilihnya. Dari data kami, total TPS ada sejumlah 48.607 titik, dan total pemilih tercatat berjumlah 18.615.191 orang yang tersebar di 386 kecamatan dan 4.789 desa/ kelurahan,” katanya.

Gubernur Khofifah berpesan, setelah proses pemungutan suara, masih ada proses penghitungan suara di Kecamatan dan kabupaten/ kota hingga penetapan pasangan kepala daerah terpilih. Hingga seluruh proses tersebut selesai, ia meminta seluruh pihak untuk saling menjaga kondusivitas dan menjaga protokol kesehatan dengan ketat.

“Seluruh pihak, masing-masing pasangan calon, relawan dan simpatisan, saya sampaikan terimakasih telah menjaga suasana kondusif saat penyelenggaraan penghitungan suara. Selanjutnya saya harapkan untuk terus saling menjaga suasana yang kondusif di Jatim, baik di masa perhitungan suara hingga penetapan kepala daerah terpilih,” tegasnya.

Tidak hanya itu, Gubernur Khofifah menjelaskan biasanya jika sudah ada hasil perhitungan suara, syukuran para relawan paslon yang menang pilkada kerap tak bisa dihindarkan. Untuk itu gubernur perempuan pertama Jatim ini mengimbau agar euforia kemenangan nantinya tetap dijaga.

 

Covid-19 Masih Ada

Jangan sampai proses tersebut mengabaikan protokol kesehatan. Tetap harus dikendalikan karena saat ini proses demokrasi dilakukan di masa pandemi covid-19. “Siapapun yang menang nanti biasanya tingkat RT syukuran, tingkat RW syukuran. Tolong dijaga, jangan sampai ada proses berkerumun  yang melonggarkan protokol kesehatan,” tegas Khofifah.

Ia mewanti bahwa penyebaran covid-19 belum berhenti. Sehingga  kehati-hatian harus terus dijaga. Demokrasi tetap berjalan namun yang utama masyarakat harus tetap sehat. “Mari kita laksanakan proses demokrasi dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan dengan ketat,” lanjut Khofifah.

Hal senada juga diungkapkan Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, Kamis (10/12/2020). Dirinya mengapresiasi kepada masyarakat Jawa Timur, yang berpartisipasi dan turut menjaga Pilkada Serentak 2020. Khususnya di 19 Kota/Kabupaten di Jawa Timur. Dengan aman, damai dan sejuk serta Disiplin Protokol Kesehatan Covid-19. Sehingga terwujud situasi Kantibmas yang kondusif.

“Saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat didalam pilkada serentak di Jatim. Dengan sinergitas antar Pemerintah Daerah, TNI, Ulama, Tokoh Masyarakat, bisa mewujudkan keamanan serta gangguan dari Kamtibmas,” ucap Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta, Kamis (10/12/2020).

 

Posko Monitor Pungutan Suara

Lebih lanjut, guna menyiagakan segala antisipasi terkait Pilkada Serentak di Jawa Timur, Pemprov Jawa Timur telah menyiapkan posko bertempat di sayap kanan gedung negara Grahadi. Posko ini selain untuk monitor menjelang penyelenggaraan pemungutan suara, saat pemungutan suara, juga untuk kordinasi layanan kesehatan yang dibutuhkan mengingat saat ini masih dalam suasana pandemi covid-19.

Baik sebelum maupun saat pemungutan suara berlangsung, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jatim melakukan peninjauan secara langsung pelaksanaan pilkada serentak di beberapa TPS di Jawa Timur. Hal ini sengaja dilakukan, untuk memastikan pelaksanaan Pilkada berjalan lancar, aman serta memastikan penerapan protokol kesehatan untuk mencegah terjadinya penularan Covid-19. byt/nt/cr2/rmc