Kisah Poligami Ustadz Arifin Ilham, bisa Ditimba Siapa pun

Ustadz Arifin Ilham (semasa hidup) dengan para istrinya. Sp/doc

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Siapa yang tidak kenal Ustaz Arifin Ilham? Saat masih hidup, ia dikenal sebagai salah satu dai yang dikenal dengan lantunan zikirnya. Suaranya yang khas mampu membuat siapapun yang mendengarnya meneteskan air mata. Termasuk para wanita, sehingga ia bisa berpoligami dengan tiga wanita. Satu diantaranya janda yang menjadi notaris di Sentul.

Setelah ustadz Ilham meninggal, hartanya dibagi. Pengadilan Agama Cibinong, Bogor, Jawa Barat telah memutuskan ahli waris sah Ustaz Arifin Ilham. Dari sepuluh orang yang tercantum, tidak ada nama istri ketiga, Ummi Femma beserta putrinya Shofiyati.

Umi Femma atau yang dikenal dengan sebutan Ummi Akhtar memiliki dua anak dari pernikahan sebelumnya. Sementara bersama Ustaz Arifin Ilham, ia dikaruniai satu orang putri cantik yang masih kecil.

Tidak dicantumkannya nama Ummi Femma dalam daftar ahli waris membuat publik bertanya-tanya.

 

Nasib Istri Ketiga

Mereka kasihan dengan nasib istri ketiga Ustaz Arifin Ilham tersebut. Terkait hal ini, ipar Ustaz Arifin Ilham, Nazmi Bawazier juga belum bisa membeberkan alasannya secara gamblang.

"Nanti dijelaskan pada waktu yang tepat. Nanti akan kita undang teman-teman (dijelaskan) semua masalah yang jadi pertanyaan, yayasan, pribadi, Alvin, semuanya," papar Nazmi Bawazier saat dihubungi awak media, Kamis (23/9).

Publik menduga nama Ummi Femma tidak dicantumkan, karena hubungannya dengan istri pertama dan kedua tidak baik-baik saja. Namun, Nazmi langsung membantah terkait isu adanya perpecahan antara istri-istri mendiang Ustaz Arifin Ilham.

Kakak kandung Umi Rania Bawazier ini bahkan menyebut mereka memiliki grup keluarga. "Nggak ada InsyaAllah," tegas Nazmi Bawazier. "Baik-baik saja dan ada grup keluarga yang kita bisa komunikasi 24 jam."

Jika waktunya sudah tepat, Nazmi Bawazier mengatakan bahwa pihak keluarga akan menjelaskan alasan mereka tak menyertakan nama Ummi Femma beserta putrinya dalam daftar ahli waris. "Nanti akan dijelaskan soal tidak adanya nama Umi Akhtar," sambungnya.

 

Profesi Notaris

Saat ini, Ummi Femma diketahui masih tinggal di Sentul, Bogor. Ia juga menjelaskan saat ini Ummi Femma masih bekerja sebagai notaris.

"Di Sentul juga," tutup Nazmi Bawazier. "Dia kan notaris, kantornya di Bogor, tinggalnya pun di Sentul."

Kendati namanya tak terdaftar sebagai ahli waris, namun kondisi Ummi Femma dan anak-anaknya disebut tercukupi. Mengingat Ummi Femma yang memiliki pekerjaan tetap sebagai notaris.

Ustaz Arifin Ilham meninggalkan tiga istri, seperti yang diungkapkan oleh Alvin Faiz, anak dari istri pertama.

Kala itu, Alvin Faiz bertugas menjadi wali setelah sang ayah meninggal dunia.

"Ya tentu, sekarang Alvin menjadi Abi sekaligus wali bagi 3 ibu dan 9 adek Alvin," kata Alvin.

"Umi @yuni_syahla_aceh 4 anak (termasuk saya). Umi @Umi_rania_bwz 3 anak. Umi @umi_shofiya_dzikriya 3 anak. Alvin memperlakukan mereka sama tanpa terkecuali, harus bisa adil dan bijak terhadap semuanya," ungkap Alvin.

Istri ketiga almarhum Ustaz Arifin Ilham, Femma atau Umi Femma tak tercantum sebagai ahli waris berdasarkan putusan Pengadilan Agama Cibinong.

Sebagai warga negara, Umi Femma punya hak mengajukan upaya hukum bila merasa tak dapat keadilan. Hal ini disampaikan Humas Pengadilan Agama Cibinong Dede Supriadi.

Kalau nanti ada salah satu pihak yang merasa dirugikan bisa diajukan tuntutan," kata Dede dikutip dari YouTube Cumicumi, Kamis (23/9/2021).

Dede menegaskan pengadilan dalam hal ini bersifat pasif. Perkara baru bisa disidangkan bila ada gugatan.

Dalam putusan yang dibacakan majelis hakim Pengadilan Agama Cibinong ada 10 orang yang jadi ahli waris Ustaz Arifin Ilham. Mereka adalah ibunda Arifin, Nurhayati; istri pertama Arifin, Wahyuniati Al-Waly; dan istri kedua Arifin, Rania Bawazier. Tujuh orang lainnya adalah anak-anak dari istri pertama dan kedua, termasuk Alvin Faiz.

Sementara, dalam penetapan ini tak menyinggung harta warisan Ustaz Arifin Ilham. Dede menjelaskan bahwa permohonan yang diajukan Nurhayati hanya terkait penetapan mereka yang berhak mendapat warisan secara hukum. n erc, 05, jk