Komplotan Perampok Uang Nasabah Bank Dibekuk

Tiga dari 5 pelaku perampasan uang nasab bank yang ditembak kakinya oleh polisi.

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Lima pelaku pencurian dengan modus gembos ban dan pecah kaca mobil berhasil diamankan Tim Resmob Satreskrim Polres Kediri. Tiga dari lima tersangka ditembak kakinya, karena melawan saat akan ditangkap. Kelima pelaku saat ini telah diamankan di Mapolres Kediri.

Kelima pelaku tersebut, masing-masing Hamid (34) warga Sumatera Barat, Tabroni (41) warga Kabupaten Indragiri Hilir-Riau, Mahmud (42) warga Sumatera Barat, Nurhadi (24) warga Kabupaten Ogan Komering Ilir, serta Ari Gunawan (47) warga Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Kasat Reskrim Polres Kediri, AKP Rizkika Admadha Putra mengatakan, tertangkapnya para tersangka berawal dari laporan korban berinisial MRA (24) warga Kecamatan Ringinrejo yang kehilangan uang sebesar Rp 195 juta, pada 18 November 2021.

“Saat itu, korban mengambil uang di salah satu bank di daerah Srengat Blitar. Korban sendirian mengambil uang. Dan kejadiannya saat siang hari sekitar pukul 12.00 WIB,” ujar AKP Rizkika.

AKP Rizkika menambahkan, korban mengendarai mobil dengan nomor polisi AG 1091 LI berhenti sejenak di daerah Kecamatan Ringinrejo Kabupaten Kediri untuk makan siang.

Namun saat kembali, mobil yang dikendarainya telah mengalami kerusakan pada bagian kaca depan dan ban mobil kempes.

“Ternyata uang sebesar Rp 195 juta milik korban yang ditaruh di kresek bagian depan mobil hilang,” paparnya. Korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke kepolisian.

Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas melakukan serangkaian penyelidikan dan akhirnya berhasil mencium gerak-gerik tersangka pelaku.

“Berkat CCTV pada bank tersebut dan keterangan para saksi mata di lokasi, kami berhasil mendapatkan ciri-ciri pelaku,” katanya.

Pelaku akhirnya berhasil diringkus di Jalan Raya Desa Gedangsewu Kecamatan Pare Kabupaten Kediri, Jumat (4/12/2021) lalu.

“Penangkapan tersebut sempat diwarnai pengejaran yang dilakukan petugas. Bahkan sempat terjadi perlawanan dan tarik-menarik antara petugas dengan pelaku, dan sebagian juga mencoba kabur. Petugas terpaksa memberikan timah panas kepada tiga pelaku. Dari lima pelaku, tiga diantaranya ditembak bagian kaki,” katanya.

Untuk modusnya sendiri, AKP Rizkika menyebut, komplotan ini menyasar target nasabah bank.

Kemudian menggembosi ban mobil dan merampas uang di dalamnya. Uang hasil curian tersebut selanjutnya digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

Kasat Reskrim Polres Kediri juga menyebut, kelima tersangka merupakan residivis dengan modus yang sama. “Mereka residivis dan melancarkan aksinya di beberapa daerah, seperti Tulungagung, Blitar dan Pasuruan,” pungkasnya.