KONI Jatim Rencana Berlakukan Puslatda New Normal

Ketua Umum KONI Jawa Timur, Erlangga Satriagung.SP/SP

SURABAYAPAGI, Surabaya – Fakta pandemi virus corona (Covid-19) yang turut melanda Jawa Timur (Jatim) tak boleh membuat sektor olahraga terbengkalai, Untuk itu, atlet anggota Puslatda Jatim 100 PON XX Papua 2021 tetap harus menjalani training from home (TFH).

 “Memang pola training from home tak ideal. Tapi, ini yang terbaik bagi Puslatda Jatim 100 untuk menghadapi PON XX Papua 2021,” kata Ketua Umum KONI Jawa Timur, Erlangga Satriagung. “Jawa Timur masih tertinggi (kasus Covid-19). Tapi, mempertahankan prestasi (di PON) sangat tak seimbang risikonya bila dihadapkan dengan Covid-19.”

Erlangga Satriagung pun menegaskan, kesehatan dan keselamatan atlet dan perangkat pendukung seperti pelatih, menjadi prioritasnya saat ini. Pola pemusatan latihan daerah (puslatda) menuju PON XX Papua 2021 pun berubah dari terpusat menjadi mandiri di rumah atau training from home.  Sejatinya tak sedikit pengurus cabang orlahraga (cabor) yang ingin kembali berlatih seperti sedia kala demi mencapai target yang dicanangkan KONI Jatim.

 “Meski belum ada kepastian kapan kami akan kembali menggelar puslatda atau latihan normal tetapi kami juga berencana menerapkan puslatda new normal pada 1 September. Tapi, itu baru rencana. Apabila masih terjadi peningkatan kasus Covid-19 yang tinggi, program training from home akan dilanjutkan,” kata Erlangga Satriagung. Erlangga menambahkan, pihkanya terus berkoordinasi dengan Satgas Penanganan Covid-19 Pemprov Jatim dan Satgas Covid-19 KONI Jatim.An