Konsulat Jenderal Australia Serahkan Bantuan 340 Kursi Roda untuk Anak Disabilitas di Jawa Timur

author surabayapagi.com

- Pewarta

Selasa, 05 Des 2023 19:42 WIB

Konsulat Jenderal Australia Serahkan Bantuan 340 Kursi Roda untuk Anak Disabilitas di Jawa Timur

i

Konjen Australia bekerjasama dengan berbagai pihak salah satunya Dinsos Jatim menyalurkan kursi roda untuk anak-anak penyandang disabilitas. SP/Aini

Baca Juga: Solidaritas Kemanusiaan: Pemprov Jatim Kirim 81 Truk Bantuan untuk Masyarakat Palestina

SURABAYAPAGI, Surabaya - Dalam rangkaian memperingati Hari Disabilitas Internasional Konsulat Jenderal Australia bekerja sama dengan Global Village Foundation serta Yayasan Wheelchairs For Kids menyalurkan bantuan 340 buah kursi roda untuk anak-anak disabilitas Jawa Timur.
 
Diketahui, Wheelchairs for Kids merupakan sebuah organisasi non profit yang berlokasi di Perth, Australia. Pendistribusian kursi roda tersebut, dibantu oleh Global Village Foundation Bali.
 
Diserahkan secara simbolis di City of Tomorrow (Cito) Mall Surabaya, bantuan kursi roda itu diserahkan langsung pada penerima manfaat dengan disaksikan langsung oleh Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur.
 
Bantuan kursi roda yang diserahkan tersebut, merupakan kursi roda yang telah dikostumisasi khusus untuk penyandang disabilitas khususnya cerebral palsy. Tentunya, setiap penerima manfaat mempunyai kursi roda versi nyamannya yang berbeda-beda.
 
Serta, kursi roda ini dirangkai secara khusus agar bisa membantu anak-anak disabilitas yang tidak bisa bangun sama sekali bisa terbantu untuk menopang tubuh.
 
Pada kesempatan itu, Konsulat Jenderal (Konjen) Australia di Surabaya Fiona Hoggart menyampaikan mengapresiasi sejumlah pihak yang tergabung dalam acara positif tersebut.
 
Ia juga menegaskan bahwa bantuan ini diserahkan khusus bagi penyandang disabilitas karena memang pihaknya ingin membantu penerima manfaat agar bisa mobilitas dengan lancar dan ingin melihat senyum para anak-anak  maupun keluarga.
 
"Tujuannya ya untuk melihat senyum indah di wajah mereka (anak-anak penerima manfaat). Dan kami sangat senang bisa membantu anak-anak yang memiliki keterbatasan," kata Fiona, Selasa, (5/12/2023).
 
"Mereka yang sebelumnya tidak bisa kemana-mana, dengan bantuan ini mereka bisa mobilitas dengan dibantu orang tuanya menggunakan kursi roda ini," imbuhnya.
 
Fiona mengatakan bahwa pemasangan kursi roda dilakukan oleh tenaga ahli bersertifikat. Kursi roda dirakit dengan menyesuaikan kondisi tubuh setiap anak. Selain itu, fisioterapis bahkan sengaja didatangkan dari Perth Australia.
 
Fiona juga berharap dengan adanya kursi roda ini membantu anak-anak penyandanh disabilitas bisa beraktivitas dengan nyaman dan aman.
 
"Harapannya agar anak-anak penyandang disabilitas dapat beraktivitas secara aman, bebas dan nyaman," tandasnya.
IMG_20231205_121420IMG_20231205_121420
 
Sementara itu, Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Jatim M Arif Ardiansyah menegaskan program bantuan untuk penyandang disabilitas berupa kursi roda ini merupakan program yang sejalan dengan kebijakan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.
 
Sebagai informasi, dinas sosial sendiri tahun 2023 ini telah menyalurkan sebanyak 2.741 unit kursi roda untuk penyandang disabilitas.
 
Arif mengaku, pihaknya sangat berterima kasih kepada konsulat Jenderal Australia di Surabaya yang telah membantu memberikan bantuan bagi anak-anak disabilitas Jawa Timur.
 
"Kita berharap bahwa peringatan di hari disabilitas internasional tidak hanya sebatas pemberian charity. Melainkan penyandang disabilitas harus turut andil dalam pembangunan indonesia," ungkap Arif.
 
"Karena itu, kita bersinergi dengan pihak lain, pihak swasta, ataupun dari Yayasan dan sebagainya, untuk kerjasama mengatasi permasalahan yang ada di teman-teman disabilitas ini," tandasnya.
 
Pada sisi lain, orang tua penerima manfaat, Agus Trianto, dari Mojokerto mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan kepada anaknya. Bahkan ia rela berangkat jam 06.00 pagi demi bisa mengikuti acara tersebut.
 
"Alhamdulillah, senang sekali dapat kursi roda ini. Sangat bermanfaat dan berarti sekali bagi anak saya. Sebelumnya sudah punya kursi roda, tapi nggak seperti ini. Ya kursi roda yang biasa itu. Kalau ini kan disesuaikan anaknya" kata Agus sembari tersenyum membelai putranya. 
 
Meski demikian, ia berharap pemerintah daerah kabupaten / kota memberikan sosialiasi secara menyuruh untuk masyarakat yang membutuhkan kursi roda. Karena, banyak anak-anak penyandang disabilitas yang lain tidak mengetahui informasi cara mendapat bantuan tersebut. 
 
"Ya kurang sebenarnya kurang sosialisasi, ini kebetulan saya dapat informasi dari salah satu teman. Saya memang berminat mau cari kursi roda khusus anak saya, terus cari-cari. Terus ada info ini, ini juga mendadak mbak," pungkasnya.Ain

Editor : Mariana Setiawati

BERITA TERBARU