Konsumsi BBM Gila - gilaan! Pertalite Tembus 26 Juta KL, Solar 16 Juta KL

author surabayapagi.com

- Pewarta

Jumat, 09 Des 2022 10:23 WIB

Konsumsi BBM Gila - gilaan! Pertalite Tembus 26 Juta KL, Solar 16 Juta KL

i

Ilustrasi. Foto: Dok. Pertamina.

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) mengungkapkan konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) khususnya Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) atau Pertalite mencapai 26,90 juta Kilo Liter (KL) hingga 30 November 2022. Jumlah itu setara dengan 89,94 persen dari kuota yang ditetapkan sebesar 29,92 juta KL.

“Pertalite telah tersalurkan 26,90 juta kiloliter atau 89,94 persen dari kuota,” kata Kepala BPH Migas Erika Retnowati saat rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi VII di DPR RI, Jakarta, Kamis (8/12/2022).

Baca Juga: Pernyataan Kepala UPT Ngelantur, Pokmaswas Kalianget Duga ada Banyak Permainan

Jika dilihat dari konsumsi BBM Pertalite selama lima tahun belakangan, sebelum tutup tahun ini, konsumsi BBM Pertalite masih jadi yang paling terbesar.

Berdasarkan data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (EDM) konsumsi BBM Pertalite tahun 2017 mencapai 14,5 juta KL. Naik pada tahun 2018 mencapai 17,7 juta KL, tahun 2019 mencapai 19,4 juta KL dan tahun 2020 mencapai 18,1 juta KL hingga tahun 2021 yang mencapai 23 juta KL.

Adapun, prognosa penyaluran bensin dengan nilai oktan (RON) 90 itu hingga akhir tahun diperkirakan di kisaran 29,40 juta kiloliter atau 98,29 persen dari kuota yang dialokasikan. Dengan demikian, sisa kuota hingga akhir tahun diprediksi sebesar 0,51 juta kl.

Baca Juga: Ketua Pokmaswas Kalianget Datangi Kantor UPT Perikanan dan Kelautan di Kec Pasongsongan

Sedangkan untuk penyaluran Solar mencapai 16,02 juta KL. Jumlah ini setara dengan 89,85% dari total kuota prognosa sampai Desember 2022 sebesar 17,51 juta KL.

"Untuk minyak Solar telah tersalurkan 16,02 juta KL atau 89,85% dari total kuota dengan prognosa sampai dengan Desember sebanyak 17,51 juta KL," ujarnya.

Baca Juga: Pengiriman BBM Solar Bersubsidi di Pelabuhan TUKS Jadi Sorotan

Dengan demikian, maka sisa kuota Solar subsidi hingga Desember tahun ini diprediksi tinggal 0,32 juta kl.

Kemudian untuk minyak tanah telah tersalurkan 0,443 juta KL atau 91,36% dari kuota dengan prognosa sampai dengan Desember 0,484 juta KL atas sebesar 99,84 juta KL sisa kuota 0 KL. jk

Editor : Redaksi

BERITA TERBARU