Korban Jiwa Luapan Kali Lamong Bertambah

Tim SAR dibantu warga mengevakuasi jenazah Alvareno Eka Aditya yang terseret arus banjir kali Lamong pada Senin (14/12) lalu.

 

SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Alvareno Eka Aditya (12), warga Desa Sukorejo, Kebomas, Gresik yang terseret arus banjir kali lamong pada Senin (14/12) kemarin akhirnya ditemukan. Nahas, saat ditemukan korban dalam keadaan tidak bernyawa.

Jasad korban berhasil ditemukan setelah petugas melakukan upaya pencarian selama 2 hari.

Kepala Desa Sukorejo, Fatkhur Rokhman mengatakan peristiwa itu berawal saat Reno bersama tiga rekannya bermain di Kalam Mangrove, sebuah tempat wisata milik Pemdes Sukorejo.

"Reno saat itu bersama tiga orang temannya main di Kalam Mangrove. Di sana hanya Reno yang mandi, sedang tiga temannya tidak ikut mandi," kata Fatkhur.

Saat itu diketahui sungai Kali Lamong sedang deras dan Reno pun terseret hanyut terbawa arus. Ketiga temannya kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada warga.

Proses pencarian korban melibatkan tim SAR gabungan.

Setelah ditemukan, jenazah kemudian dibawa ke rumah duka dan Rabu (16/12) siang jenazah korban langsung dimakamkan.

Dengan ini, korban jiwa akibat meluapnya kali Lamong bertambah. Sebelumnya, seorang siswi SMP bernama Nafisah (13) juga ditemukan tewas usai terseret arus banjir kali Lamong di Benjeng.