Kota Mojokerto Gelar Expo Besar Hasil Inkubasi Wirausaha UMKM dan Koperasi

Expo hasil inkubasi wirausaha Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan koperasi tahun 2021. SP/Dwy AS

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto akan menggelar event besar berupa expo hasil inkubasi wirausaha Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan koperasi tahun 2021.

Kegiatan ini bakal digelar selama tiga hari berturut-turut, mulai tanggal 7 hingga 9 Desember 2021 di Atrium Sunrise Mall. Sejumlah produk-produk hasil inkubasi wirausaha di bawah naungan Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (DiskopUKMperindag) Kota Mojokerto akan dipamerkan.

Bahkan, Menteri Koperasi dan UMKM Teten Masdukin bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawangsa akan menghadiri kegiatan tersebut.

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari menjelaskan kegiatan ini bertujuan untuk mempromosikan produk hasil Inkubasi Wirausaha, produk UMKM dan Koperasi. Serta untuk memfasilitasi konsultasi, perijinan, dan pendampingan usaha.

"Juga memberikan kesempatan untuk kurasi produk oleh OKE OCE serta mendorong potensi bussiness matching," ucapnya, Minggu (5/12).

Selain itu, ia yang baru saja mendapatkan penghargaan dalam ajang Kepala Daerah Inovatif (KDI) 2021 untuk Kategori Ekonomi ini menyebutkan, akan ada kurang lebih 30 stand atau booth. Terdiri dari 14 stand produk hasil inkubasi wirausaha, 7 stand UMKM, dan 9 stand Koperasi dan Pembiayaan.

Ada pula stand pelayanan perijinan dari DPMPTSP, Konsultasi Perpajakan dan pelayanan NPWP dari KPP Pratama, Pelayanan Pajak dab Retribusi Daerah dari BPKPD, serta konsultasi UMKM, Koperasi dan Perindustrian dari Diskopukmperindag.

"Kami bekerja sama dengan Diskominfo untuk mengundang 30 Influencer agar memberikan kurasi produk hasil dari 17 jenis wirausaha dan masukan serta saran bagi kami untuk pengembangan UMKM di Kota Mojokerto," ucapnya.

Terpisah, Kepala Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (DiskopUKMperindag) Kota Mojokerto Ani Wijaya menambahkan kegiatan expo ini awalnya hanya akan digelar secara sederhana.

Namun, ditengah proses persiapan Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menerima penghargaan KDI untuk bidang ekonomi khususnya Inkubasi Wirausaha. Hingga membuat Menteri Koperasi dan UMKM bersama Gubernur Jawa Timur berkenan hadir.

"Kegiatan ini memang direncanakan tapi kecil-kecilan, karena tidak ada agenda mendatangkan Menteri dan Gubernur. Tetapi seiring berjalan waktu setelah Ibu Walikota menerima penghargaan KDI untuk bidang ekonomi khususnya Inkubasi Wirausaha, Bapak Menteri berkenan melihat pembinaan terhadap UMKM, sehingga tentu harus dipersiapkan dengan baik," ucapnya.

Ani menambahkan akan ada bermacam-macam produk inkubasi yang ditampilkan nantinya. Diantaranya, batik, souvenir, daur ulang, cake bakery, jamu, frozen, alas kaki, kue kering, sulam pita, bordir, keripik, jajanan non beras, minuman kopi dan coklat, sablon, abon lele, jajanan tradisionl, dan tas kanvas dari goni.

"Syukur Alhamdulillah berkat bantuan FCSR Kota Mojokerto, PNM, Bank Jatim, BPJS Ketenagakerjaan, kegiatan ini nantinya akan bisa lebih maksimal sehingga output harapan kami bisa seoptimal mungkin," ucap Ani.

Selain itu, lanjut Ani, pada kegiatan expo tersebut akan memamerkan 40 batik yang sudah dipatenkan melalui display produk dan fashion show dalam serangkaian kegiatan expo hasil inkubasi wirausaha Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan koperasi tahun 2021.

"Mohon dukungan dan informasi yang seluas luasnya ke publik agar event ini mendapatkan perhatian dan dukungan khusunya untuk wirausaha pemula lulusan dari akademi Inkubasi Wirausaha," pungkasnya. Dwi