KPK Selidiki Dugaan Penyimpangan Investasi PDAM Gresik

Siti Aminatis Zariyah. SP/M.AIDID

SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Direktur Utama PDAM Giri Tirta Gresik Siti Aminatus Zariyah membenarkan dirinya diperiksa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan tindak pidana  korupsi di dua perusahaan rekanan PDAM Gresik, PT Dewata Bangun Tirta (DBT) dan PT Drupadi Agung Lestari (DAL).

Menurut Siti Aminatus Zariyah, dirinya diperiksa KPK selama 5 jam sejak kemarin (30/3) di kantor BPK perwakilan Jawa Timur guna dimintai keterangan masalah administrasi di dua perusahaan rekanan PDAM itu.

"Saat diperiksa saya ditanya seputar penyusunan studi kelayakan atau feasibility study (FS). Pertanyaannya hanya seputar itu serta bagaimana masalah penyerapan anggarannya,” ujarnya kepada awak media, Rabu (31/3).

Risa, begitu biasa Siti Aminatus Zariyah disapa, menjelaskan, KPK juga turun ke lokasi. Yakni, di perusahaan rekanan PDAM PT DBT dan PT DAL tepatnya di Legundi dan Krikilan Driyorejo, Gresik. Semuanya itu, MoU-nya dilakukan oleh mantan Dirut PDAM Gresik, Muhammad yang kini menjabat sebagai anggota DPRD dari Fraksi PKB.

"Saat itu yang melakukan MoU bukan saya tapi Pak Muhammad,” paparnya.

Dua perusahaan rekanan PDAM Gresik tersebut berdasarkan informasi yang dihimpun melakukan MoU proyek instalasi pengolahan air di Legundi, Driyorejo dengan investasi Rp 46 miliar yang dilakukan rekanan pertama PT Dewata Bangun Tirta (DBT)

Rekanan kedua PT Drupadi Agung Lestari (DAL). Perusahaan ini membangun proyek rehabilitation operation transfer di Krikilan, Driyorejo dengan investasi sebesar Rp 86 miliar. 

Sementara itu, Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir mengaku dirinya belum tahu apa-apa mengenai pemeriksaan KPK terhadap Dirut PDAM Gresik Siti Aminatus Zariyah maupun mantan Dirut PDAM Muhammad yang kini anggota FKB DPRD Gresik.

"Kalaupun informasinya benar, maka tentu kami akan mendukung setiap langkah KPK dalam pemberantasan korupsi," kata Qodir saat di kantornya, Rabu (41/3) sore.

Baik sebagai pimpinan DPRD maupun ketua DPC PKB Gresik, Qodir mengaku belum sekalipun dihubungi Muhammad terkait rencana kabar pemeriksaannya oleh KPK.

"Belum ada kabar apa-apa dari Pak Muhammad. Jadi saya pun tidak bisa ngomong apa-apa," pungkas Qodir. did