KPM Bansos, Mengundurkan Diri saat Dilabelisasi

Petugas Dinsos saat Menempelkan labelisasi penerima bansos. 

SURABAYAPAGI.COM, Bangkalan - 2 Orang Keluarga Penerima Manfaat (KPM) langsung mengundurkan diri sebagai penerima bantuan sosial saat Dinas Sosial Kabupaten Bangkalan melakukan Labelisasi KPM Penerima Bansos.

2 KPM tersebut tercatat sebagai Penerima bansos di Desa Labuhan Kecamatan Sepuluh.

"Alhamdulillah terdapat 2 KPM PKH yang bersedia Graduasi (mundur) Secara Mandiri di Desa Labuhan saat kita melakukan Labelisasi," Kata Kepala Dinas Sosial Wibagio Suharta Jum'at (11/03/2022).

Memang, Dinas Sosial tengah getol melakukan labelisasi ke Desa-Desa, hal itu menindaklanjuti surat Pemberitahuan tentang labelisasi KPM Penerima bansos PKH atau BPNT dari Kementerian Sosial. 

Dalam proses labelisasi, Dinas Sosial Kabupaten Bangkalan menggandeng seluruh stakeholder di Pemerintahan kecamatan dan Desa melalui Sosialisasi kepada Kepala Desa dan BPD.

"Setelah disepakati bersama , maka pendamping PKH mulai melakukan penjadwalan labelisasi tersebut," imbuhnya.

Seperti yang dilakukan Dinsos pada 8 Maret 2022 lalu, Dinsos bersama PKH, dan jajaran stakeholder telah dilakukan pelabelan rumah keluarga Penerima Manfaat (KPM) bansos PKH maupun BPNT.

Selama proses Labelisasi tersebut, Dinsos juga melakukan edukasi kepada KPM yang memiliki rumah yang layak huni sebagai penerima bansos untuk mundur secara mandiri dari penerima bansos.

Kegiatan labelisasi ini juga menjadi program utama Dinas Sosial Kabupaten Bangkalan dalam tujuan pengentasan kemiskinan, selain itu agar penerima bansos tepat sasaran. 

Pelaksanaan labelisasi juga akan dilakukan di semua Desa di Kecamatan Sepulu sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan .

''Kita berharap dalam agar penerima Bansos tepat sasaran, menggugah hati penerima yang sudah memiliki perekonomian yang sudah cukup, dan bisa mundur dari kepesertaan Bansos sehingga warga yang belum mendapat bansos memiliki kesempatan untuk menerima bansos," harapnya.