Kreasikan Kertas Karton Jadi Seni Wayang Bernilai Jual Tinggi

Mbah Samsudin memamerkan wayang kertasnya. SP/ TRG

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Kertas yang biasanya digunakan untuk membungkus barang namun dapat dimanfaatkan dengan baik oleh tangan kreatif Mbah Samsudin menjadi wayang kertas karton demi menunjang kehidupannya.

Mbah Samsudin merupakan seniman dari Desa Ngadirejo, Kecamatan Pogalan Kabupaten Trenggalek bisa menjadi benda seni, wayang kertas. Ia mengubah kertas karton menjadi bahan baku membuat wayang sebagai pengganti kulit kambing.

Menjadi seniman wayang dari kertas karton tersebut sudah mbah Samsudin tekuni sejak enam tahun yang lalu, ia belajar secara otodidak.

Awalnya ia sering melihat pewayangan. Karena di rumah tidak ada pekerjaan sehingga ia mencoba untuk membuat wayang sendiri dari bekas kardus, setelah ada yang pesan baru akan diganti dengan kertas karton dari toko.

Satu buah wayang memerlukan waktu tiga hari hingga lima hari. Itu tergantung dari kerumitan dan cuacanya. Karena proses pengeringan dinilai sangat mempengaruhi kualitas wayang.

Jika musim kemarau, pembuatan wayang bisa lebih cepat karena proses pengecatannya bisa cepat dan bisa langsung ditimpa dengan warna lain.

Sedangkan tambahan pewarna cat, Mbah Samsudin bisa membuat wayang kertas mirip dengan wayang kulit. Ukurannya juga sama dengan wayang kulit lainnya. “Saya pilih bahan karton karena mudah mencarinya. Dan untuk membentuknya juga mudah,” ucap Mbah Samsudin, Selasa (27/4/2021).

Sedangkan bahannya sendiri ia beli dari toko atau kardus yang sudah tidak bisa dipakai. Bahkan nyaris seluruh potongan karton bisa dimanfaatkan sebagai wayang.

“Biasanya potongan karton dibuat untuk tangan. Seperti kardus yang sudah dipakai itu bisa digunakan untuk membuat tangan wayang,” kisah mbah Samsudin.

Menurutnya, satu buah wayang bergambar karakter ia bandrol dengan harga Rp 75.000. Samsudin setiap harinya menjual dagangannya di sebelah lampu merah Desa Kedunglurah, Kabupaten Trenggalek. Dsy7