KUMKM Expo 2021 Tampilkan 90 Pelaku UMKM Jatim

Gubernur Jatim Khofifah membuka -UMKM Expo 2021 ke-8 di Atrium Grand City Surabaya, Rabu (15/9/2021). Sp/Arlana

SurabayaPagi, Surabaya - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur Mas Purnomo Hadi resmi membuka K-UMKM Expo 2021 ke-8 di Atrium Grand City Surabaya, Rabu (15/9/2021). Acara ini merupakan rangkaian peringatan HUT ke-76 Pemprov Jatim.
 
Mas Purnomo Hadi mengatakan pameran berlangsung selama lima hari mulai 15-20 September 2021 mendatang dan telah mengantongi izin dari Satgas Covid-19.
 
Pameran  K-UMKM Expo 2021 yang kedelapan itu diselenggarakan bekerja sama bareng PT Amara Satu Raya dan didukung penuh oleh Shopee, dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
 
Peserta pameran merupakan para pelaku Koperasi dan UMKM, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), pihak swasta, diaspora, buyer mancanegara dan masyarakat umum.
 
Giat dilakukan secara hybrid melalui kanal www.kukmexpo.com atau YouTube One Event. Sementara acara offline tetap memperhatikan standar protokol kesehatan.
 
Purnomo berharap agenda tersebut menjadi momentum gotong royong kebangkitan ekonomi kerakyatan Jatim.
 
Melalui expo, Dinas Koperasi dan UKM Jatim mempromosikan serta menampilkan produk unggulan daerah melalui penguatan sinergi dan kolaborasi komponen perekonomian bangsa. Dengan tujuan, memfasilitasi pemasaran produk unggulan daerah ke pasar nasional, regional, global termasuk pasar lokal.
 
"Kita juga mewujudkan koperasi usaha kecil dan menengah serta usaha mikro kecil dan menengah yang kompetitif dan berkarakter," katanya.
 
Mas Purnomo Hadi merinci, ada 90 stand terlibat dalam pameran. Seperti Bank Jatim, OJK, dan berbagai produk UMKM. Sehingga dia berharap pameran ini dapat mencapai target pengunjung baik secara online maupun offline.
 
Beberapa OPD di lingkungan Pemprov Jatim dari beberapa kabupaten/kota juga mengikuti expo. Seperti Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Perikanan, Dinas Koperasi dari 38 kabupaten/kota, beberapa perbankan termasuk OJK.
 
"Oleh karenanya kami juga berharap target pengunjung juga besar," tandasnya.
 
Pada acara ini, Pemprov Jatim dan Dinas Koperasi dan UMKM Jatim juga melakukan penandatanganan kerja sama dengan Shopee dan komunitas diaspora yang bergerak dalam aktivitas perdagangan produk Indonesia.
 
"Dalam acara ini juga dilakukan penandatanganan kerja sama antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dengan Shopee untuk 4 program strategis," katanya.
 
Antara lain, pembangunan Kampus UMKM Shopee Ekspor di Malang, mendukung pemasaran online khusus bagi UMKM Jawa Timur melalui kanal Shopee Pilih Lokal, memberi kesempatan pelaku UMKM di Jawa Timur untuk bisa mendapatkan modal usaha melalui program SPinjam dan melakukan pendampingan kepada pelaku UMKM dengan menjangkau berbagai titik di Jawa Timur yang bersinergi dengan Bakorwil.
 
Sementara itu, Direktur Shopee Indonesia, Handhika Jahja dalam sambutannya mengatakan, pihaknya sangat senang untuk dapat bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang memiliki kesamaan komitmen dalam mendorong pemulihan ekonomi melalui sektor UMKM.
 
"Sejalan dengan komitmen #ShopeeAdaUntukUMKM, kami berkomitmen untuk dapat menjadi perpanjangan tangan para pelaku UMKM untuk menjawab tantangan yang dihadapi saat ini.Kami harap, sinergi berkelanjutan antarpihak terkait pun dapat terus dilakukan, guna memastikan UMKM bisa bertahan serta berkembang, mulai dari pendampingan, pelatihan, penyaluran dana, dukungan logistik, hingga program ekspor," kata Handhika Jahja.
 
Beragam giat turut meramaikan. Antara lain Talk Show Pembiayaan, Talk Show UMKM Bangkit menghadirkan pengusahaan yang telah sukses menjalankan bisnis secara online maupun offline, fashion show oleh anggota komunitas kreatif Jatim, workshop pelatihan pembuatan produk kerajinan, pemilihan putra putri batik Jatim tahun 2021, dan festival belanja online dalam Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia yang telah bermitra dengan Shopee. Lalu ada vaksinasi bagi pelaku UMKM Jatim yang bekerja sama dengan KADIN dan OJK.
 
Sementara pada rangkaian pembukaan acara, dimeriahkan oleh penyerahan hadiah dari BRI, BNI, Bank Mandiri dan Bank Jatim kepada empat debitur secara simbolis.
 
Kemudian, penyerahan dana bergulir dari Bank UMKM dan Bank Jatim, penyerahan dana kemitraan oleh PT Perhutani, PT Petrokimia Gresik dan penyerahan penghargaan kepada para insan koperasi dan UKM.
 
Giat turut diramaikan berbagai lomba. Meliputi Lomba Koperasi Berprestasi, Lomba Rencana Bisnis, Lomba Milenial Bright Up, Lomba Business Plan Koperasi Mahasiswa.
 
Tak hanya itu saja. Pemprov Jatim dan Dinas Koperasi dan UMKM Jatim juga melakukan penandatanganan kerja sama dengan Shopee dan komunitas diaspora yang bergerak dalam aktivitas perdagangan produk Indonesia.
 
Lalu penandatanganan kerja sama dengan Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang dan perjanjian dinas antara UPT Pelatihan dengan UIN Maulana Malik Ibrahim. By