Kurang 43 Detik, Kebobolan, Persebaya Gagal Menang

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Sudah unggul 2-1 Persebaya atas Madura United. Dan babak waktu sudah memasuki menit 92. Namun kemenangan Persebaya sirna. Gara-garanya gawang Andika dibobol lewat gol Cleberson di menit ke 92 detik 17. Hanya kurang 43 detik dari tambahan waktu tiga menit. Alhasil, tiga poin di Gelora Bung Tomo, Minggu (14/8/2022) pun gagal. Anak asuh Aji Santoso hanya mendapat satu poin. Sementara, Madura United memperpanjang rekor tak terkalahkan.

Sementara, dua gol Persebaya dari Silvio Junior dan Sho Yamamoto pun menjadi sia-sia. Hasil itu begitu menyesakkan. Kebobolan di ujung laga yang membuyarkan kemenangan, tidak hanya musim ini. Sudah sering terjadi sejak musim lalu. Pun demikian halnya dengan kemasukan melalui skema bola mati.

”Setelah pertandingan melawan Madura United, kami langsung melakukan pertemuan manajemen. Kami percaya kami memiliki tim yang punya potensi luar biasa. Kami akan melakukan evaluasi bersama tim pelatih. Kami meminta tim pelatih untuk segera membenahi dua hal. Pertama skema pertahanan set piece, kedua manajemen permainan pada menit-menit akhir, karena ini seperti menjadi habit yang tidak menyenangkan,” kata Azrul Ananda, Presiden Klub Persebaya, seusai pertandingan, Minggu malam.

Salah satu hasil yang menyesakkan musim lalu adalah ketika Persebaya ditahan imbang Persija 3-3. Sampai ujung pertandingan, Persebaya unggul 3-1, saat Persija bermain dengan 10 pemain. Namun, skor akhirnya imbang 3-3 karena Persija memasukkan dua gol melalui bola mati di ujung laga dan injury time.

Ada juga pertandingan melawan Persela Lamongan yang Persebaya ditahan imbang 2-2 melalui gol injury time. Dua hasil seri karena gol di ujung laga itu menjadi momen Persebaya terlempar dari persaingan juara.

Musim ini, dari tiga pertandingan yang sudah dijalani, Persebaya selalu kemasukan dari bola mati. Termasuk laga melawan Madura United tadi. eca/rm