Kurang dari 24 Jam, Polisi Amankan Pemilik Warkop Diduga Provokator Kericuhan

AKBP Ganis bersama dugaan pelaku pemilik Warkop di Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak. SP/Anggadia Muhammad

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya : Tak kurang dari 24 jam, pasca kericuhan di Jl Bulak Banteng  anggota Polres Pelabuhan Tanjung Perak mengamankan pemilik warkop berinisial E.

E ditangkap polisi diduga provokator pemicu pengerusakan dua mobil petugas penegak aturan PPKM Darurat. Sebab, saat dilakukan penindakan, dia melakukan penolakan yang memancing masyarakat berdatangan.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Ganis Setyaningrum mengatakan, saat ini pihaknya tengah melakukan pendalaman untuk mengungkap siapa saja yang bertindak anarkis.

"Inisial E ini kami dalami, apakah dia memiliki peran seperti itu. Untuk pelaku lainya sedang kami tindak lanjuti, mulai pelaku pengrusakan, provokator juga kita dalami siapa pelakunya," tuturnya, Minggu (11/7/2021).

Pemilik Warkop ini, kata AKBP Ganis akan ditindak dengan pasal 212. "terhadap pelaku ini kami kenakan pasal 212, melakukan perlawanan kepada petugas yang sedang melakukan kegiatan operasi yustisi, dan untuk ancaman hukumannya adalah 4 bulan," tambahnya.

AKBP Ganis juga mengimbau kepada seluruh masyarakat, supaya mentaati aturan pemerintah lewat PPKM Darurat yang saat ini tengah diterapkan di Surabaya.

"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, untuk tetap mengikuti anjuran pemerintah melaksanakan kegiatan PPKM Darurat ini. Jika memang dianjurkan untuk tutup jam 20 malam, tutup, karena kami mengindari jangan ada kerumunan. Kita tahu bahwa covid-19 ini semakin hari semakin meningkat," pungkasnya. ang