Lamongan Jadi Pilot Project Remittance Bank Jatim

Bupati bersama Direktur Komersial dan Korporasi Bank Jatim, Edi Masrianto dan pimpinan Bank Jatim Lamongan, saat Soft Launching Jconnect Remittance di Pendopo Lokatantra setempat. SP/MUHAJIRIN

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Kabupaten Lamongan menjadi pilot project remittance oleh Bank Jatim, layanan perbankan untuk mengirimkan uang dalam bentuk valuta asing dari luar negeri ke dalam negeri maupun sebaliknya. Soft Launching Jconnect Remittance sendiri digelar di Pendopo Lokatantra setempat, Kamis (21/7/2022).

Bank Jatim sendiri menjamin transfer uang yang dilakukan pekerja asing ke penerima di negara asalnya terjamin aman, lancar dan real time.

Direktur Komersial dan Korporasi Bank Jatim, Edi Masrianto saat Soft Launching Jconnect Remittance di Pendopo Lokatantra Kabupaten Lamongan mengungkapkan, dipilihnya Kabupaten Lamongan sebagai pilot project remittance Bank Jatim tidak lain karena Lamongan memiliki potensi Pekerja Migran Indonesia (PMI) dengan trend recorde baik. Untuk mempertahankan hal tersebut Ia berpesan agar para migran worker tetap melewati prosedur yang benar, karena worker legal tentu mendapatkan banyak manfaat.

“Bismillah, niat mulia untuk mensejahterakan keluarga, mengangkat derajat keluarga harus didukung dengan prosedur pengiriman uang yang lancar pula. Untuk itu Bank Jatim hadir membantu teman-teman mengirim uang dari Malaysia ke indonesia. Karena mengirim uang antar negara tidak semudah seperti kita mengirim antar sesama di Indonesia,” ucapnya.

Edi juga menyarankan untuk membuka dua rekening, atas nama diri sendiri dan keluarga. Sehingga PMI cukup mentransfer uang ke rekening atas nama dirinya dan Bank Jatim akan mendebet uang untuk keluarga sesuai akad yg sudah ditentukan. Sehingga para PMI setelah pulang merantau masih tetap menikmati jerih payahnya selama ini.

Mendengar hal itu, Bupati Yes mengucapkan apresiasi atas kepercayaan Bank Jatim kepada Kabupaten Lamongan dalam penyelenggaraan soft launching remittance untuk kepentingan PMI khususnya yang berada di wilayah Lamongan yang ada di negara Malaysia. Dimana 2.436 orang dari 4.368 total PMI Lamongan bekerja disana. 

“Dengan kehadiran Bank Jatim dengan layanan remittance, secara real time uang yang dikirimkan para pekerja migran dapat diterima dengan lengkap, aman, lancar dan barokah,” ucap Bupati YES.

Di hadapan seluruh PMI yang hadir, Bupati yang baru saja menerima peringkat pertama nasional Penghargaan Green Leadership dari Kementrian Lingkungan Hidup tersebut memberi motivasi agar para PMI yang akan hijrah ke luar negeri untuk tetap semangat. Dengan kesungguhan dan kerja keras, Beliau  yakin para PMI Lamongan akan mendapatkan kesuksesan.

Dalam kesempatan itu, Bupati Yes juga mengajak masyarakat Kabupaten Lamongan untuk peduli lingkungan terutama penghijauan lingkungan sekitar.

“Kemarin Lamongan baru saja memborong penghargaan, ada 3 penghargaan yakni peringkat pertama nasional Penghargaan Green Leadership (pemimpin yang peduli terhadap lingkungan hijau), juara 1 nasional Penghargaan Nirwasita Tantra 2021 kategori Pemerintah Daerah Tingkat Kabupaten Besar untuk Pemkab Lamongan serta peringkat 1 nasional Penghargaan Green Leadership Nirwasita Tantra tahun 2021 kategori DPRD tingkat Kabupaten Besar atas supportnya dalam bentuk Perda yang mendukung penghijauan lingkungan,” imbuhnya.

Kegiatan yang diikuti para PMI tersebut juga turut dihadiri Kasi Penyiapan, Penetapan dan Pemasyarakatan Program  Disnakertrans Jatim Wahyu Krisdianto, Pimpinan Cabang Bank Jatim Lamongan Sigit Tri Atmojo serta kepala OPD Pemkab Lamongan. jir