Lansia Korsel Vaksin Sekali, Bebas Masker

Vaksinasi covid-19 di Korea Selatan

SURABAYAPAGI.COM, Seoul - Babak baru penanganan kasus Covid-19 terjadi di Korea Selatan. Negeri Ginseng itu menerapkan kebijakan baru terkait pemaian masker untuk mencegah penularan Covid-19.

Pihak berwenang Korea Selatan (Korsel) mengumumkan bahwa masker tidak lagi diperlukan di luar ruangan sejak Juli mendatang, untuk orang-orang yang sedikitnya telah menerima satu suntikan vaksin Covid-19.

Langkah tersebut merupakan upaya mendorong penduduk yang lebih tua alias lansia untuk divaksinasi. Korsel bertujuan mengimunisasi sedikitnya 70 persen dari 52 juta penduduknya pada September.

Saat ini, negara itu mencatat hanya 7,7 persen populasi yang telah divaksinasi. Perdana Menteri Kim Boo-kyum pada pertemuan penanganan virus corona pada Rabu (26/5) mengatakan orang yang diberi setidaknya satu dosis juga akan diizinkan berkumpul dalam jumlah yang lebih besar mulai Juni.

Dia mengatakan semua tindakan karantina akan disesuaikan pada Oktober setelah lebih dari 70 persen penduduk menerima dosis pertama mereka. Menteri Kesehatan Kwon Deok-cheol mengatakan lebih dari 60 persen orang berusia antara 60-74 tahun telah mendaftar untuk vaksinasi.

Korsel akan mulai memvaksin masyarakat umum yang berusia antara 65-74 tahun mulai Kamis (27/5) di lebih dari 12 ribu klinik. Negara itu melaporkan 707 kasus baru virus corona yang dikonfirmasi pada Selasa (25/5), sehingga total menjadi 137.682 infeksi dengan 1.940 kematian.

 

Tawarkan Karantina Sebelum Vaksinasi

Sebelumnya diberitakan, Korea Selatan pada  Rabu (28/4/2021) mengatakan akan menawarkan beberapa pengecualian untuk tindakan karantina wajib bagi orang-orang yang telah sepenuhnya diinokulasi terhadap Covid-19, dalam upaya  mendorong lebih banyak vaksinasi.

Korea Selatan sejauh ini telah memvaksinasi 4 persen dari 52 juta penduduknya, tetapi telah menetapkan target yang ambisius untuk memberikan suntikan kepada 70 persen penduduknya pada  September dan mencapai kekebalan kawanan pada November.

Mulai 5 Mei, penduduk yang telah mendapatkan kedua suntikan vaksin virus corona tidak perlu menjalani karantina dua minggu wajib bagi orang-orang yang telah melakukan kontak dengan pasien yang dikonfirmasi atau telah kembali dari perjalanan ke luar negeri, ujar pejabat senior kementerian kesehatan Yoon Tae-ho.

Pengecualian hanya akan berlaku bagi mereka dengan tes Covid-19 negatif dan tidak menunjukkan gejala terkait. Namun, pengecualian itu tidak akan berlaku untuk penduduk yang datang dari negara-negara seperti Afrika Selatan dan Brazil dan untuk orang-orang yang divaksinasi di luar negeri.

Korea Selatan telah memperoleh total 192 juta dosis vaksin Covid-19, cukup untuk diberikan hampir dua kali lipat dari populasinya, termasuk dari Pfizer, AstraZeneca Plc, Moderna Inc, Johnson & Johnson dan Novavax.

Sejauh ini, vaksin tersebut telah menginokulasi sekitar 2,68 juta orang dengan vaksin AstraZeneca atau Pfizer dan bertujuan untuk memvaksinasi 12 juta orang pada bulan Juni, meskipun ada keraguan tentang vaksin yang meningkat karena kekhawatiran atas laporan gangguan pembekuan darah. kbs/an/nw/cr3/ana