Launching Desa Digital Sumbertanggul, Wabup Ajak Warga Melek Teknologi

Wakil Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa atau Gus Barra meresmikan Desa Digital Sumbertanggul, Kecamatan Mojosari, Selasa (25/1/2022) pagi. SP/Dwy AS

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Wakil Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa atau Gus Barra meresmikan Desa Digital Sumbertanggul, Kecamatan Mojosari, Selasa (25/1/2022) pagi.

Launching tersebut dihadiri Kepala Badan Pengembangan Informasi Desa Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia, Suprapedi.

Wabup Gus Barra dalam sambutannya mengatakan desa digital merupakan program pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan teknologi digital dan internet dalam pengembangan potensi desa, pemasaran dan percepatan akses serra pelayanan informasi.

Peresmian Desa Sumbertanggul sebagai Desa Digital bertujuan untuk meningkatkan keterbukaan informasi publik sekaligus kesejahteraan masyarakat berbasis teknologi.

"Saya sangat mendukung dan berharap dari sistem informasi desa yang sudah kita punya nanti bisa disinergikan dengan sistem yang akan dibangun. Serta Desa yang saat ini masih tidak ada signal atau blank spot, mudah-mudahan tidak ada lagi," harapnya.

Ia juga menyebut, desa digital dapat menggerakkan perekonomian masyarakat dan mampu memberikan manfaat investasi desa. Oleh karena itu, pemerintah daerah akan terus meningkatkan percepatan akses, melalui pengembangan Desa Digital, guna memberikan pelayanan secara cepat dan efesien.

"Jadi saya mengajak kepada Camat Mojosari, dan Kades se-wilayah Mojosari untuk menunjukan komitmen dan mewujudkan secara nyata serta mendukung Program 4.0 melalui Pengembangan Desa Digital guna mencapai target desa," tegasnya.

Terpisah, Kepala Desa Sumbertanggul, Candra Pambudi mengatakan launching desa digital ini meliputi launching aplikasi desa digital, program Bumdes digital, pasar online Bumdes, internet gratis dan murah serta Tari Maskot Desa Sumbertanggul.

"Melalui launching ini kita berkomutmen untuk meningkatkan keterbukaan informasi publik. Dan pemanfaatan sistem informasi teknologi ini diharapkan mampu melayani masyarakat dengan mudah, cepat, akurat, tepat waktu dan tidak berbelit-belit," ungkapnya.

Kepala Badan Pengembangan Informasi Desa Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia, Suprapedi mengatakan prioritas penggunaan dana desa salah satunya untuk mewujudkan sistem informasi desa.

"Ini bagian penting seperti yang disampaikan Bapak Presiden bahwa kedepan digital jadi salah satu infrastruktur dasar pembamgunan di desa," jelasnya.

Ia juga mengaku optimis Desa Digital di Sumbertanggul ini bisa berhasil. Mengingat tingkat partisipasi yang tinggi dari jajaran perangkat desa hingga masyarakatnya.

"Optimisme ini kami peroleh dari eviden, jadi sebelum hadir kesini sudah kita cek, sejauh mana desa yang dilaunching ini. Apakah benar sudah ada fitur yang memenuhi kriteria desa digital atau belum. Dan syukur Alhamdulillah memang sudah dipenuhi semua," pungkasnya.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati Gus Barra melakukan uji coba langsung aplikasi absensi online dan buku tamu digital. Wabup juga sempat berbelanja di pasar online Bumdes dengan pembayaran non tunai menggunakan QRiss Bank Jatim. Dwi