Lebih Dari 100 Orang Jalani Tes Swab di Kalirungkut

Petugas medis kesehatan melakukan Tes Swab kepada warga ditengah pandemi Covid-19 di Lapangan Puskesmas Kalirungkut, Surabaya, Jawa Timur, Senin (1/6). SP/Patrik

SURABAYA PAGI, Surabaya - Tim Mobile Combat Covid-19 melakukan tes swab pada hari ini (1/5/2020) di lapangan samping Puskesmas Kalirungkut. Ratusan masyarakat yang menjalani tes swab ini berasal dari Kalirungkut, Medokan Ayu, Gunung Anyar, Tenggilis Mejoyo dan Wonocolo.

"Yang sudah di tes ada 100 orang lebih. Mereka semuanya adalah yang sebelumnya reaktif saat melakukan rapid test. Setelah didata oleh puskesmas masing-masing daerahnya, lalu hari ini diinstruksikan untuk menjalani tes swab disini," ujar Danramil Rungkut, Mayor Chb Supriyanto yang hadir langsung di lokasi tes swab.

Tes swab yang dimulai sejak pukul 11 siang ini ditargetkan memeriksa 150 sample dengan metode PCR cepat yang hasilnya bisa diketahui sekitar 6 jam setelah dilakukannya tes. Hasil dari tes swab ini nantinya akan dilaporkan kepada pihak puskesmas masing-masing yang selanjutnya dapat diinformasikan ke masing-masing masyarakat.

"Mudah-mudahan hasilnya semuanya negatif, bagi yang ternyata positif jangan berkecil hati. Insyaallah dengan mematuhi seluruh protokol kesehatan dan isolasi selama 14 hari akan sembuh," harap Supriyanto.

Sementara itu, Camat Rungkut, Yanu Mardianto yang juga hadir saat pelaksanaan tes swab tersebut mengatakan bahwa warganya antusias dan proaktif untuk menjalani tes ini.

"Masyarakat sangat antusias untuk menjalani swab test ini. Karena kebanyakan mereka, khususnya yang reaktif saat di rapid test, sudah menunggu kapan jadwal pelaksanaan test ini," ujar Yanu di tempat yang sama.

Namun dirinya juga mengaku bahwa ada beberapa masyarakat yang masih takut untuk menjalani tes baik rapid maupun swab. Dalam merespon ketakutan tersebut, Yanu dan pihaknya terus melakukan pemahaman mengenai informasi tes tersebut untuk menghilangkan rasa antipati pada masyarakat.

Senada dengan Danramil Rungkut, Yanu juga berharap hasil tes swab semuanya negatif. Namun nantinya jika ada yang positif, pihaknya akan menghimbau untuk melakukan isolasi. Baik itu akan difasilitasi oleh pemerintah atau secara mandiri, yang terpenting adalah sesuai dengan protokol kesehatan yang sudah ditentukan.

Salah satu peserta tes swab yang enggan disebutkan namanya mengaku awalnya takut saat akan menjalani tes swab. Namun saat diyakinkan oleh pihak puskesmas Tenggilis Mejoyo, akhirnya dirinya memberanikan diri untuk datang menjalani tes swab.

"Saya yang beberapa waktu lalu di rapid test hasilnya reaktif saja sudah takut, apalagi ini disuruh tes swab lagi. Tapi kemarin petugas dari puskesmas meyakinkan untuk datang tes hari ini, akhirnya setelah saya pikir-pikir, lebih baik saya datang. Ini demi kebaikan saya sendiri juga," ujar salah satu warga Tenggilis Mejoyo tersebut. adt