Lebihi Tonase, Truk Pengangkut Tebu Terguling di Blitar

Truk yang terguling karena lebihi tonase.

SURABAYAPAGI, Blitar- Tidak kurang dari kurun waktu 1 minggu sejak awal Juni 202, jalan raya Blitar menuju Malang Truk pengangkut Tebu alami kecelakaan yang rata rata dengan posisi Terguling, bahkan.masuk sungai,akibatnya jalanan macet mengular, utamanya pada kawasan ruas jalan hutan Brongkos Kec.Kesamben sampai kawasan Kec. Selorejo.

Hal ini membikin Kasat Lantas Polres Blitar geram, karena, Truk truk tebu yang kesemuanya Truk Gandeng melebihi kapasitas muatan, serta tinggi muatan Tebu menjulang, di duga kondisi Truk menjadi tidak laik jalan, sehingga akibatkan kecelakaan, seperti yang di sampaikan Kasat Lantas AKP.I Putu Angga Angga Feriyana S.IK.SH MH kepada Surabaya Pagi lewat Ponselnya.

Kasat Lantas ini selain menghimbau kepada para pengusaha jasa angkutan Truk Tebu untuk memperhatikan kapasitas muatan, apalagi dngan ketinggian muatan sampai menjulang.

" Kami dari Satlantas, menghimbau kepada para pengusaha jasa angkut Truk tebu maupun pngemudi truk tebu agar memperhatikan tentang kapasitas muatan, atau Tonase, jangan mlebihi kapasitas sesuai dengan aturan dan perundang ubdangan Lalu lintas, sehingga kendaraan bisa lebih stabil saat melewati jalur jalur yang rawan kecelakaan, apa lagi ketinggoan muatan." tandas AKP.I Putu atas ijin Kapolres Blitar AKBP.Leonard M Sinambela.

Seperti kejadian beberapa waktu lalu, sudah ada 6 Truk pengangkut tebu terguling, setiap truk Tebu yang terguling rata rata muatanya selain padat di sertai tinggi muatan Tebu menjulang melebihi tinggi Truk.

" Saya setiap hari kalau ada setiap Truk Tebu (istilah sebutan warga untuk trullk.muatan tebu) lewat, saya memperingatkan pengandara motor di belakang Truk Mas, karena selain jalan munggah ( naik) kawatir truk tebu ngglèndèr (gk kuat nanjak)." tutur Munajsm 41 tukang warga Desa Binangun yang buka jasa tambal Ban di kawasan hutan Brongkos pada Surabaya Pagi.

Sedang Truk pengangkut Tebu yang menuju arah Malang rata rata pukul.17.00 sampai pagi hari ber iringan, sementara jalan menuju Malang, banyak tikungan tajam, penuh tanjakan, hal ini lah yang mengakibatkan seringnya kecelakaan.

Kembali Kasat Lantas Polres Blitar AKP.IPutu Angg a, setelah pihaknya mendalami akibat kecelakaan truk muatan tebu, orang nomor satu di jajaran Lalu Lintas berhasil mengamati dan memperhatikan kondisi kendaraan, khususnya rem kendaraan Truk, untuk itu Perwira Polisi asli.P.Dewata Bali ini wanti wanti dan memberi peringatan keras terhadap Sopir maupun pengusaha jasa angkut Truk Tebu.

" Untuk kami dari Polres Blitar dengan tegas melaksanakan pnindakan pelanggaran terhadap kendaraan yang terlalu melebihi muatan dan kapasitas, serta menempatkan personil personil kami di titik titik rawan kecelakaan, dan bila situasi dan kondisi jalanan sepi, ( biasanya malam hari) mereka para pengemudi kita beri edukasi tentang ke amanan dirinya juga pengguna jalan lainya dalam berlalulintas, termasuk kapasitas Tonase muatan." Tegas AKP.IPutu Angga usai ikuti giat olah raga bersepda pagi dengan Kapolres Blitar.

Perlu di ketahui kecelakaan Truk pengangkut tebu dalam kurun waktu 5 Jam telah terjadi Kecelakaan truk terguling, (Jumat 11/6) seperti kejadian Truk pengangkut tebu N 8264 UG terguling dan masuk sungai, semntara pengemudi alami patah tulang, dan menyusul pukul.18.50 kembali truk tebu menuju Malang terguling dekat SPBU Selorejo Kab.Blitar karena jln tanjakan, dan sabtu pagi (12/6) pukul.05.45 truk mundur karena muatan berat, akibatnya mobil di belakangnya terbentur Truk di jalan raya Malang- Blitar jalur selatan, tepatnya di jalan raya desa Mronjo kec.Selopuro.Les