Lewat Ajang Kecantikan Puteri Heritage Lestarikan Warisan Budaya Indonesia Siap Go Internasional

SURABAYAPAGI, Surabaya - Lewat ajang kecantikan Puteri Heritage 2022 yang diinisiasi oleh Yayasan Puteri Heritage bekerja sama dengan Bening's Clinic melakukan pelestarian budaya dan edukasi beragam warisan budaya Indonesia  ke berbagai daerah.

Para peserta dari 34 Provinsi telah berpartisipasi dan mengikuti pemilihan ini. Ada tiga kategori yang dipisahkan. Masing masing Putri Heritage Anak, Putri Heritage Remaja, dan Putri Heritage Dewasa. Hingga akhirnya terpilihlah sembilan orang pemenang Putri Heritage dari masing masing kategori.

Kelly Manni Founder dari Yayasan Puteri Heritage Indonesia menyampaikan jika mimpinya ke depan adalah  Puteri Heritage ini akan jadi besar seperti Miss Universe. "Karena nanti mereka juga akan ada ajang Miss Heritage Internasional," ujarnya.

Sementara ini menurut dia sudah ada 14 Negara yang terhubung dan ke depannya siap berkompetisi bersama. "Seperti Amerika, Jerman, Filiphina, Malaysia kemudian Thailand, Vietnam, dan Italia," bebernya.

Kelly menambahkan untuk Go Internasional ini pihaknya juga sudah mendapat respon positif dari pemerintah.  Itu seperti Kementrian Pendidikan, Kementrian Riset dan Tekhnologi, Kementrian Dalam Negeri, Kementrian Luar Negeri, Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif juga dari Sekretariat Negara. "Bentuk support mereka jadi dewan juri kemarin," imbuhnya.

Naeva Zahirah sebagai pemenang Putri Heritage Anak mengaku sangat senang dan bangga, bisa menjadi bagian dari generasi muda yang akan mengkampanyekan beragam kebudayaan yang ada di Indonesia.

"Mempromosikan kebudayaan Indonesia, dan mendatangi desa desa terpencil di Indonesia. Membantu teman teman untuk mencintai budaya Indonesia," ujar Gadis kelas 6 SD Muhammadiyah 1 Samarinda ini, Jumat (1/7).

Dari kategori remaja ada nama Alifta Zahra Mumtahanah. Warisan budaya Batik Banyumasan mengantarkan remaja kelas 12 SMKN 3 Banyumas, Jawa Tengah ini keluar sebagai yang terbaik.

"Dalam video profil saya, saya memperkenalkan Batik Banyumasan yang bertema agraris petani. Batik Banyumasan khas warna coklat dan motif tanaman lumbon dan sekar jagad," ceritanya.

Sementara pada kategori dewasa, terpilih Salsabella Agis Suhana yang kini tercatat sebagai mahasiswi baru di Fakultas Kedokteran di Universitas Ciputra, Surabaya. Dia mewakili daerah Samarinda, Kalimantan Timur  tampak semangat mempromosikan budaya Indonesia.

"Ingin mempromosikan kebudayaan Indonesia lebih jauh, harapannya bikin even di kampus. Memperkenalkan kebudayaan Indonesia, seperti wastra yakni kain daerah," ucapnya.

Total 9 orang pemenang ini, akan langsung menjadi Brand Ambasador dari Benings Clinic. Mereka nantinya akan mendapatkan berbagai fasilitas.

Antara lain, mendapatkan perawatan wajah dan kulit, serta produk scincare untuk menunjang kegiatan mereka. PR Marketing Benings Clinic Surabaya Gasela Priyanka menyampaikan pihaknya baru pertama kali ini mensupport kegiatan Puteri Heritage.

"Kalau untuk harapan sendiri supaya Puteri Heritage Indonesia ini semakin membuat budaya Indonesia banyak dikenal orang, kita ingin lebih luas relasi. Ingin sekali mensupport kegiatan yang memperbesar Indonesia," imbuhnya. Alq