Literasi Digital, Mampu Bangkitkan Sektor Online di Tengah Pandemi

Bupati saat berbicara sebagai key opinion leader dalam Webinar Literasi Digital Lamongan Jawa Timur 2021. SP/MUHAJIRIN KASRUN

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan- Era digital dan arus digital sudah tidak bisa dibendung. Masyarakat mau tidak mau harus melek teknologi, dengan cara literasi digital, sebagai modal tetap survive di tengah aktivitas konvensional yang mulai dijauhi oleh masyarakat, apalagi pandemi seperti saat ini.

Hal itu disampaikan oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, saat berbicara sebagai key opinion leader dalam Webinar Literasi Digital Lamongan Jawa Timur 2021, dengan tema menangkal arus buruk di dunia digital pada Rabu (28/7/2021).

Disebutkan olehnya, ia mengajak masyarakat untuk mempersiapkan diri dalam menyongsong era digital. Ia mencontohkan apa yang sudah dilakukan oleh masyarakat masih bisa bangkit dalam berbagai bidang dengan memanfaatkan dunia digital. 

Ada banyak aplikasi digital di Lamongan, seperti i-Lamongan yang merupakan aplikasi perpustakaan digital, CIRT (Cyber Insiden Respons Team Kabupaten Lamongan) dalam bidang keamanan, Sistem pelayanan perizinan online, POL (Pasar Online Lamongan) yang memudahkan masyarakat berbelanja harian, juga aplikasi pengaduan secara online dengan Lapor Pak.

"Dari setiap masalah itu ada hikmah. Hikmah dibalik covid-19 ini adalah munculnya dunia digital di kalangan masyarakat. Masyarakat mulai terbiasa dengan digital, menggunakan ojek online, belajar dan bekerja di rumah secara online, bahkan olahraga online," ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Pak Yes mengajak masyarakat untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi dunia digital karena perubahan itu pasti terjadi. Beliau mengajak untuk terus beradaptasi dengan perubahan-perubahan yang terjadi.

"Pada prinsipnya yang ingin saya katakan dunia masa depan dalam dunia digital, mari kita terus memperbaiki diri, semakin memperkaya diri, dan mari kita mengajak masyarakat untuk familiar dengan digital, mempersiapkan diri dengan dunia digital," ajaknya.

Selain itu, Pak Yes juga mengungkapkan rencananya untuk membangun ruang/tempat untuk anak muda dalam mengembangkan kreativitasnya. "Saat ini ada Puskom kreatif di Jalan Basuki Rahmat, silahkan anak-anak muda sewaktu-waktu bisa ke sana. Rencananya tahun depan InsyaAllah kalau tidak ada refocusing akan kita bangunkan gedung Co-Working Space sebagai ruang sharing anak muda," tambahnya.

Webinar Literasi Digital Lamongan Jawa Timur 2021 ini diharapkan mampu memberikan informasi dan pemahaman kepada seluruh masyarakat agar mampu menghadapi era digital. 

Turut hadir pula sebagai narasumber dalam acara Rizal Fakhruddin (CEO Mybite) menyampaikan materi kecakapan digital, Bawinda Lestari (Direktur IMComm) dengan materi budaya digital, Vivit Sambas (MAFINDO, Life Coach & Founder Intrans) dengan materi etika digital, dan Muhammad Yusuf Satria (CEO & Co-Founder ESCOTEL) dalam materi keamanan digital. jir