Lunasi Cicilan Motor Ayah, Bocah 11 Tahun Rela Jadi Tukang Parkir

Gilang (kanan) sosok tukang parkir yang viral. SP/ JKT

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Beredar viral di Facebook, bocah berusia 11 tahun itu memakai akun Facebook almarhum ayahnya @Rachyantobojez untuk mencurahkan perasaannya. Dia curhat mengenai aktivitasnya kini jadi tukang parkir ke dalam grup yang berisi kumpulan para pengemudi ojek online itu. Ayahnya sebelumnya bergabung dalam grup tersebut.

"Assalamualaikum om-om dan tante gojek semua salam satu aspal. Nama saya Gilang Sabil Ramahdan, saya kerja sebagi tukang parkir, semenjak bapak saya yang kerja sebagi gojek online meninggal. Sekarang saya yang menggantikan beliau mencari nafkah buat bantu keluarga. Alhamdulillah hari ini saya sudah bayar motor bapak, minta bantu doanya ya om-om dan tante Gojek semoga saya dan keluarga sehat walafiat. Salam satu aspal ya om," tulis @Rachyantobojez di GROUP DRIVER GOJEK SE JABODETABEK!!!! (part II), dikutip Rabu (26/5/2021).

Melihat kisah viralnya tersebut dan saat mengetahui tempat Gilang bekerja menjadi tukang parkir, dr. Tirta mengaku sedikit kaget. Karena lokasinya dekat dengan gerai bisnis perawatan sepatunya. Dirinya pun merasa tergerak untuk membantu Gilang karena pernah senasib. Ketika berusia 18 tahun, dia pun pernah berjualan gorengan.

Dulu aku 18 tahun jualan gorengan, ini masih di bawah saya, jadi logikanya ya harus dibantu," tegas pria yang akan membantu Gilang sekolah hingga lulus SMA dan memberikannya pekerjaan di salah satu toko perawatan sepatu miliknya. Tirta juga melunasi cicilan motor almarhum ayah Gilang.

Pria yang dikenal sukses menjadi pengusaha itu menepati janjinya untuk bertemu dengan Gilang. Dia menemui bocah tersebut di sebuah area yang merupakan kumpulan dari beberapa Usaha, Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

"Aku sudah bertemu dengan Gilang, ada UMKM banyak di sana. Ternyata gilang dan ibunya tinggal di kompleks UMKM. Pas saya jumpain lagi markirin motor dia. Aku minta istirahat nggak mau. Aku kayak lihat Cipeng versi bocah," kata Tirta.

Setelah pertemuan pertama ini, Tirta berjanji akan sering mengunjungi Gilang di Pondok Kelapa, Jakarta Timur. Sosok Gilang baginya mengingatkan akan dirinya dulu ketika hidup susah. Oleh karena itu dia merasa salut pada Gilang. Dsy2