'Makan Rp 21 Juta, Murah Banget. Ini Penghasilan Gue Setengah Hari'

Sejumlah pemuda yang dijuluki Crazy Rich Surabaya tengah mukbang di salah satu resto.

 

‘Crazy Rich Surabaya’ yang Dibenci Orang Tionghoa Berpendidikan (1)

 

 

 

Ada dialog yang “gregetno” orang normal, seperti ini: Beberapa tahun terakhir ini ada warga etnis Tionghoa Surabaya superkaya pamer kekayaan (crazy rich) yang ternyata tidak hanya undang kecemburuan etnis non Tionghoa, tapi juga dikritik orang-orang Tionghoa Surabaya yang berpendidikan dalam dan luar negeri. Orang Tionghoa berpendidikan S-3 Amerika Serikat ini sempat menyaksikan video-video cucu-cucu pengusaha minyak kayu putih Cap Gajah Steven Setiono bos perkapalan Sinma Line, Malvin Tenggara dan eksportir sarang burung Steven. Cucu-cucu orang super kaya ini seperti tidak mengerti peradaban di Indonesia. Bisa jadi Engkong dan orang tuanya tidak tanamkan nilai kebudayaan Indonesia. Mulai edisi hari ini, harian kita, Surabaya Pagi akan menurunkan liputan ini agar bisa dijadikan refleksi semua orang tua. Terutama yang merasa super kaya di Indonesia, khususnya di Surabaya. Berikut laporan yang dikoordinasi Raditya M Khadaffi dan tim peliput Desy Ayu dan Mariana.

 

 

Gaya hidup mewah dengan pamer kekayaan muncul pertama kali saat film Hollywood Crazy Rich Asians. Film yang dirilis tahun 2018 ini sempat menjadi booming di kalangan pecinta film di kalangan Asia. Pasalnya, film pertama dengan pemeran Asia yang mampu menembus box office Hollywood.

Film yang dibintangi Henry Golding, aktor keturunan Malaysia-Inggris serta Constance Wu dan Michelle Yeoh, mengulik tentang kehidupan putra konglomerat yang super kaya, menikah dengan super mewah dengan seorang wanita yang biasa saja. Setelah menikah, jadilah mereka hidup serba mewah.

Nah, dari sini, muncul nama-nama Crazy Rich Asian lainnya. Bahkan pertama kali muncul Crazy Rich Indonesian, adalah tentang Patricia Mayoree yang menggelar pesta mewah saat ulang tahun ke-17 di tiga negara, Hong Kong dan Makau, China. Pada perayaan sweet seventeen itu, Patricia memboyong 11 teman. Anak crazy rich itu mengajak jalan-jalan teman-temannya ketiga negara tersebut. Patricia juga arek Suroboyo. Alhasil, muncul beberapa anak-anak super kaya dari anak konglomerat dari Surabaya, dan dinamakan Crazy Rich Surabaya. Sampai-sampai, mereka membuat komunitas Crazy Rich Surabaya, dan membuat viral di beberapa media sosial.

Yang terbaru, muncul video viral ‘Crazy Rizh Surabaya’ membuat video "Mukbang Jancuk" di YouTube mereka. Bahkan, geng ini menghabiskan puluhan juta hanya untuk makan dalam video tersebut.

Seorang crazy rich sekaligus influencer, Indra Kesuma juga mengunggah aksi tersebut melalui video di akun media sosial Tiktok miliknya @indrakenz, yang justru kini makin viral. Steven Setiono dan kawan-kawan menyantap menu makanan Jepang di salah satu restoran ternama di Malang, milik Malvin Tenggara. Tak sendiri, geng ini juga kedatangan Young Lex dan Indra Kesuma alias Indra Kenz sebagai bintang tamu.

Video mukbang ala geng Crazy Rich Surabayans ini berada di Restoran Melvin di salah satu kawasan Malang. Dalam video tersebut juga terdapat berbagai obrolan menarik mulai dari membahas asmara salah satu anggota mereka, Melvin Tenggara hingga soal usaha.

"Bayarnya gini, keluar kartu ATM, kita dikucut. Boleh, boleh? Jadi siapa yang keluar yang bayar," kata Steven sambil mengeluarkan kartu kredit berjenis platinum. Kartu kredit jenis platinum, disebut sebagai kartu kredit tingkatan paling tinggi, yang bisa memiliki limit tak terhingga.

"Oh jangan, yang lebih enak, yang ngambil mbaknya (pelayan)," timpal Young Lex.

"Oh iya, yang ngambil masnya. Boleh, boleh," ujar Steven setuju.

Alhasil, saat itu, pelayan restoran dari Malvin mengambil salah satu kartu kredit. Ternyata, pelayan itu mengambil milik Indra Kesuma.

Padahal, mukbang (makan banyak, istilah korea), total bill yang dihabiskan makan di resto milik Malvin lebih dari Rp 21.150.350.

Tak tampak ekspresi kaget dari para orang kaya itu setelah mengetahui harga makanan tersebut. Mereka malah berebut ingin membayar makanan mahal itu, terlihat Indra dan teman-temannya mengumpulkan kartu kredit mereka di meja.

Akhirnya pelayan restoran itu mengambil satu kartu kredit, dan membaca nama Indra Kesuma sebagai pemiliknya. Mendengar namanya disebut, pengusaha asal Rantauprapat itu tampak kegirangan.

"Murah banget!. Itu penghasilan gue setengah hari," ujar Indra sambil tertawa.

“Semakin kita memberi, semakin kita kaya,” tambah indra.

Di akhir video, Indra pun bisa tertawa lebar, karena bisa membayari semua teman-teman sesama Crazy Rich Surabaya. Termasuk youtuber dan selebgram nasional Young Lex. tim