Mantan ART Ungkap Sifat Asli Desiree, dari Kekerasan Sampai Hinaan

Desiree Tarigan (Kiri) dan Mantan ART (Kanan). SP/ JKT

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Kasus yang kian memanas dalam rumah tangga Desiree Tarigan dan Hotma Sitompul masih terus bergulir. Kini Mantan Asisten Rumah Tangga (ART) Desiree Tarigan berinisial I mengaku telah mengalami perilaku tidak menyenangkan diantaranya kekerasan berupa fisik dan psikis dari majikannya.

Selain itu, ia juga mengalami kekerasan fisik dan psikis. Peristiwa itu terjadi di bulan Februari 2021 kemarin. "Pada saat itu handphone saya disita sama orang itu. Udah gitu saya dicaci maki sama orang tersebut, dituding menerima bayaran (dari Hotma Sitompul) untuk mematai (kegiatan Desiree Tarigan). Itu semua tidak benar," kata I mengawali pengakuannya.

Ia pun melanjutkan, "Terus saya tidak diperbolehkan untuk keluar dari rumah. Saya di dalam kamar pun di awasin terus sama dua orang. Masuk kamar mandi saya harus minta izin sama dua orang itu."

"Mataku dicolok-colok sampai dia ngatain aku gila. Pokoknya caci maki semua itu pada tanggal 24 Februari. Terus tanggal 25 pagi saya dikatain binatang sama orang yang D dan B. Terus saya diancam mau dibawa ke penjara," ucapnya.

Dikonfirmasi mengenai hal itu, Desiree Tarigan tegas membantah. Ia menilai apa yang disampaikan mantan ART nya sebagai fitnah yang menyudutkannya.

"Itu fitnah, nggak benar," kata Desiree Tarigan ditemui di Komnas perempuan, Jakarta, Minggu (9/4/2021).

Desiree pun akan membuktikan ucapannya di pihak berwajib.  "Nanti kita buktikan saja," kata Desiree.

Menanggapi itu, Irni pun menegaskan bahwa hal tersebut bukan sebuah fitnah. Bahkan, Irni menantang Desiree Tarigan untuk melakukan sumpah di atas Alkitab. 

"Kalau saya fitnah, berani nggak sumpah di Alkitab dan cuci salib lalu diminum? Saya berani," ucap Irni.

"Itu bukan fitnah, saya orang kecil untuk apa fitnah?" sambungnya.

Lebih lanjut, Irni mengaku disebut-sebut sebagai perusak rumah tangga Desiree dan Hotma Sitompul. Irni juga sempat diancam akan dimasukan ke penjara oleh Desiree Tarigan.

Meski begitu ancaman tersebut hanya dirasakan saat Irni berada di rumah majikannya. Setelah Irni memutuskan berhenti bekerja pada 25 Februari 2021, ia tak lagi mendapatkan ancaman itu.

Selain itu, tak hanya Desiree saja namun Bams  juga ikut terseret namanya dalam berkas laporan polisi, akan membuktikan dirinya bersih dari segala tuduhan. Ia merasa saat ini belum perlu untuk bicara panjang lebar menghadapi tudingan mantan ART tersebut.

"Ntar lihat aja. Jadi teman-teman nanti, ini kan urusan polisi semua kalau sudah dilaporin nih. Nanti lihat aja. Karena kejadiannya pun kalau sampai kita buka akan lumayan memalukan untuk pihak sana. Kita juga punya bukti-bukti soalnya. Jadi kalau itu buat konsumsi publik lumayan memalukan," tuturnya. Dsy16