Manulife, Perusahaan Asuransi Favorit Masyarakat

Adi Pranoto di Kantor Manulife Pakuwon Center. SP/ Satrya Nugraha

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Banyaknya guncangan ekonomi yang dialami masyarakat selama pandemi dapat memberikan satu gambaran mengenai asuransi jiwa dan asuransi kesehatan. Salah satu perusahaan yang tetap ramai melakukan penjualan asuransi jiwa and asuransi kesehatan mereka adalah Manulife, Masuk ke Indonesia pada tahun 1985, PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia (Manulife Indonesia) merupakan bagian dari Manulife Financial Corporation, grup penyedia layanan keuangan dari Kanada yang beroperasi di Asia, Kanada dan Amerika Serikat.

Manulife menawarkan beragam layanan asuransi termasuk asuransi jiwa, asuransi kecelakaan dan kesehatan, layanan investasi dan dana pensiun kepada nasabah individu maupun pelaku usaha di Indonesia. Melalui jaringan lebih dari 9.000 karyawan dan agen profesional yang tersebar di 25 kantor pemasaran, Manulife Indonesia melayani lebih dari 2,5 juta nasabah di Indonesia.

Terutama dengan kondisi pandemi Covid-19 ini mulai menyadarkan masyarakat bahwa memiliki polis asuransi itu penting, dengan biaya yang dapat disesuaikan kebutuhan dan budget konsumen. Asuransi Kesehatan Manulife juga meliputi klien yang terpapar Covid-19 termasuk biaya test PCR SWAB dan kamar isolasi.

Kondisi meet up customer service dengan client di Manulife Pakuwon Center. SP/ Satrya Nugraha

Mereka juga memiliki permintaan konsumen yang besar pada saat pandemi melanda, masyarakat mulai antusias untuk berinvestasi bagi kesehatan dan jiwa mereka. Bisnis mereka sempat mengalami pasang surut saat pandemi melanda, terutama bagi program asuransi pendidikan, program pensiun dan program investasi.

" Mungkin bisa dibilang pandemi ini merubah cara pandang masyarakat tentang asuransi atau proteksi, terutama asuransi jiwa dan kesehatan. Dimana saat ini bisa dibilang memiliki asuransi/proteksi sudah merupakan keharusan yang wajib dimiliki masyarakat untuk menjaga apabila resiko buruk terjadi di masa depan.
Bisa digambarkan apabila kita dalam kondisi keuangan 100% dan tidak memiliki proteksi/asuransi bisa menjadi hilang semua kalau resiko kehidupan tiba-tiba hadir di diri kita.
Dengan menyisikan 10% dari keuangan kita maka itu bisa untuk melindungi 90% keuangan kita apabil terjadi resiko kehidupan." Ujar Adi Pranoto, Unit Manager Supreme Manulife Surabaya. Senin (13/4/2021)

Dengan pekan PPKM yang telah berjalan dan dukungan program vaksinasi dari pemerintah, diharapkan menjadi titik pertumbuhan ekonomi mulai meningkat dan kondisi keuangan masyarakat juga mulai stabil. Harapan besar untuk masyarakat agar belajar pentingnya memiliki proteksi untuk menjaga apabila ada resiko yang dapat datang tidak terduga dapat hadir di setiap saat. Str