Marketing Strategy Produk McD BTS Meal Dinilai Gagal

Pakar marketing dan dosen Fakultas Bisnis Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya, Dr. A.J Jan Wellyan. SP/ Lady Yuvinda

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menu terbaru McD yang menggandeng grup Idol Korea BTS sukes menciptakan animo masyarakat. Produk tersebut laris manis dibeli konsumen yang mengaku ARMY, sebutan bagi penggemar BTS. Akibatnya, beberapa gerai McD dipaksa tutup oleh aparat keamanan karena menimbulkan keresahan di tengah pandemi.

Keberhasilan McD menciptakan daya tarik pasar membuat strategi promosi yang dilakukannya ramai diperbincangkan. Namun, seorang pakar marketing dan dosen Fakultas Bisnis Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya, Dr. A.J Jan Wellyan, menilai strategi marketing untuk produk tersebut gagal. Jan Wellyan menyampaikan pendapatnya kepada Surabaya Pagi, Jumat (11/6/2021)

"McD secara promotion strategy berhasil tapi secara marketing untuk produk tersebut terbilang gagal. Kenapa saya berani bicara demikian, karena McD bisa menciptakan daya tarik pasar yang luar biasa untuk produknya, tapi tidak bisa menciptakan omset yang besar karena halangan pasar, yakni terkait regulasi pemerintah tentang prokes," tuturnya.

Strategi Brand Colaborating yang tidak diikuti dengan Brand Loyalty adalah sebuah kesalahan dalam bisnis. Hal inilah yang masih menurut penuturan Wellyan menjadi kekeliruan McD dalam menjalankan strategi marketing yang tidak mengindahkan kenyamanan dan keselamatan konsumen.

"Marketing strategy yang baik itu tidak hanya melulu menarik orang untuk datang atau beli produk tapi juga harus bisa menciptakan Brand Loyalty. Sehingga, setelah orang datang seharusnya proses transaksi dan setelah transaksi juga harus diperhatikan kenyamanan dan kepuasan transaksinya. Kalau gagal menghadirkan proses transaksi yang nyaman, maka ketidakpuasan transaksi berakibat negatif dalam bisnis," imbuhnya

Terakhir, Wellyan menyayangkan kurangnya tanggung jawab sosial dari pihak McD. Sebagai perusahaan ternama, McD seharusnya bisa menerapkan Teori Antrian dalam strategi marketingnya.

"McD seharusnya menerapkan Teori Antrian dalam strategi marketingnya. Hal ini dilakukan supaya tidak mengalami gagal bisnis yang disebabkan oleh perilaku konsumennya. Kita perlu ingat, tidak semua konsumen selalu membawa keuntungan," pungkasnya. La