Mas Bup Ditho Target Tahun 2022 Kabupaten Kediri Bebas Stunting

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mentargetkan tahun 2022 Kabupaten Kediri bebas stunting atau gangguan tumbuh kembang anak akibat kekurangan gizi

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mentargetkan tahun 2022 Kabupaten Kediri bebas stunting atau gangguan tumbuh kembang anak akibat kekurangan gizi. Untuk itu,beliau minta seluruh satuan kerja terkait bersinergi dalam upaya mempercepat penurunan angka stunting.
 

“Tahun 2018 angka stunting Kabupaten Kediri mencapai 29,3 persen. Artinya, setiap 10 balita, 3 balita diantaranya mengalami stunting. Hari ini, Februari terjadi penurunan menjadi 14,10 persen. Sebenarnya ini sudah mendekati target, dimana target Presiden Jokowi,angka stunting Indonesia secara keseluruhan pada tahun 2024 dibawah 14 persen,” kata Bupati Kediri, Minggu (2/5/2021).

Rembug stunting merupakan aksi ketiga Pemkab Kediri dalam upaya mempecepat penurunan angka stunting secara terintegrasi yang dimulai sejak dua tahun lalu. Dimana pada 2019, Kabupaten Kediri ditetapkan menjadi lokasi pelaksanaan Program Intervensi Penurunan Stunting Terintegrasi yang dimotori oeh Dinas Kesehatan bersama dinas terkait.

Dijelaskan Mas Bup, panggilan karib Hanindhito Himawan Pramana, angka 14 persen stunting di Kabupaten Kediri bila dikonversikan menjadi angka absolut mencapai 10.600 orang balita yang mengalami stunting. Untuk itu, menurutnya, perlu adanya lompatan untuk mempercepat pengurangan angka kasus stunting Kabupaten Kediri. Sehingga pada 2022 benar-benar sudah berada dibawah 10 persen, atau dinyatakan telah bebas stunting. adv/kominfo/can