Mas Dhito Dorong PDAM Dapat Layani Air Bersih Bandara Kediri

author surabayapagi.com

- Pewarta

Kamis, 07 Apr 2022 15:50 WIB

Mas Dhito Dorong PDAM Dapat Layani Air Bersih Bandara Kediri

i

Bupati Hanindhito Himawan Pramana mendorong supaya perusahaan daerah air minum (PDAM) dapat menjadi pemasok kebutuhan air bersih bandara. SP/Can

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Seiring rencana operasional Bandara Kediri di Kecamatan Grogol pada pertengahan 2023, Bupati Hanindhito Himawan Pramana mendorong supaya perusahaan daerah air minum (PDAM) dapat menjadi pemasok kebutuhan air bersih bandara.

"Pengelolaan air bersih bandara, harapan kami ini nanti bisa dirembug. Kita telah merestruktur PDAM dan insya Allah dapat bekerja dengan akselerasi yang cepat," kata Mas Dhito sapaan akrab Bupati Kediri saat audiensi dengan Direktur PT SDHI, Rabu (6/4/2022) kemarin. 

Baca Juga: Keroncong Svaranusa 2023, Mas Dhito Berharap Ekosistem Musik di Kediri Bisa Bertumbuh

Untuk mendukung bandara itu, Mas Dhito meminta peningkatan jaringan pipa air bersih di sebelah barat Sungai Brantas yang menjangkau sampai ke bandara. Dalam hal ini, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) yang mengurusi pengelolaan air minum diharapkan dapat berkoordinasi dengan PDAM termasuk 

"Kita minta Perkim dan PDAM dapat berdiskusi dengan PT SDHI untuk pengelolaan air bersihnya," ungkapnya.

 

Baca Juga: Keluarga Besar Perumda PDAM Giri Nawa Tirta Adakan Silaturahmi Bersama

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Kediri Moch Salehudin menambahkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan PDAM terkait rencana penyertaan modal. Ada wilayah yang menjadi prioritas pengembangan jaringan terutama bagian barat sungai.

"Harapannya PDAM kedepan dapat mengcover kebutuhan air bersih bandara, tentunya ini dapat meningkatkan pendapatan sesuai visi misi mas bup yakni optimalisasi perusahaan daerah," tambahnya.

Baca Juga: Ini Pesan Mas Dhito Untuk Pengurus HMI Kediri

Sementara itu Direktur PT Surya Dhaha Investama (SDHI) Maksin Arisandi menyampaikan, kebutuhan air bersih bersih di bandara yakni 1000 meter kubik per hari. Jumlah itu sudah termasuk untuk cadangan pemadam kebakaran (PMK) di bandara. 

"Terkait yang disampaikan Mas bup terkait perombakan di PDAM kami akan menyesuaikan. Terkait teknis pemenuhan air bersih akan seperti apa kami akan ngikut," ucapnya. Can

Editor : Moch Ilham

BERITA TERBARU