Masjid di Trenggalek Tertimpa Longsor

SURABAYAPAGI.COM, Trenggalek - Tebing setinggi 10 meter di Desa Sawahan, Kecamatan Watulimo, Trenggalek, longsor menimpa bangunan masjid. Dampaknya tembok masjid jebol dan tidak bisa difungsikan untuk sementara.

Kapolsek Watulimo AKP Suyono mengatakan, tanah longsor yang terjadi pada Jumat (4/11/2022) pukul 03.30 WIB tersebut menimpa masjid Baitul Naim di Dusun Ngrancah, Desa Sawahan.

"Kejadiannya itu menjelang salat subuh. Alhamdulillah tidak ada korban, karena sebelum kejadian warga sudah antisipasi dengan mengungsi ke tempat yang aman," kata AKP Suyono.

Bencana alam itu berawal dari hujan deras yang terjadi sejak Kamis (3/11/2022) malam hingga Jumat dini hari. Tingginya intensitas curah hujan mengakibatkan tebing setinggi 10 meter dengan panjang 15 meter yang berada di belakang masjid longsor.

Timbunan material longsor menimpa bangunan masjid hingga menjebol dinding bagian imam. Material longsor juga masuk ke dalam masjid.

"Untuk sementara masjid belum bisa difungsikan lagi untuk ibadah. Ini tadi warga mulai melakukan proses pembersihan material yang masik ke dalam masjid dengan cara manual," jelasnya.

Suyono menambahkan, untuk pembersihan longsor di luar masjid tidak mungkin hanya dilakukan dengan cara manual, karena volume longsor cukup banyak.

"Tadi pihak kecamatan sudah komunikasi dengan PUPR untuk membantu penanganan dengan alat berat," imbuhnya.

Sebelum kejadian sejumlah warga yang tinggal di sekitar lokasi longsor telah mengungsi ke tempat yang lebih aman. "Karena ada tanda-tanda retakan, sehingga warga mengungsi. Alhamdulillah semua selamat dan tidak ada korban jiwa," kata Suyono.