Masuk Tahap Penilaian Lapang, Tiga Sekolah di Kota Kediri Berpeluang Raih Predikat Adiwiyata Provinsi

Salah satu sekolah di Kota Kediri saat ikut bersaing dengan sekolah se-Jawa Timur untuk mendapat predikat sekolah adiwiyata tingkat provinsi

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Tiga sekolah di Kota Kediri bersaing dengan sekolah se-Jawa Timur untuk mendapat predikat sekolah adiwiyata tingkat provinsi. Ketiga sekolah tersebut yakni SD Plus Rahmat, SDN Sukorame II dan SDN Tamanan. 

Ketiganya adalah penilaian. Seperti yang tampak di SDN Tamanan, dimana pemandangan lapang dilakukan secara berani.

Kepala DLHKP Kota Kediri, Anang Kurniawan menjelaskan kegiatan merupakan rangkaian dimana sebelumya ada delapan sekolah yang diusulkan menjadi sekolah adiwiyata tingkat provinsi. "Satu sebelumnya sudah ada penjaringan tingkat dan ini tindak lanjut di tingkat provinsi dimana kita usulkan delapan sekolah dan yang lolos untuk lapang adalah tiga sekolah," terangnya.

Dijelaskan Anang, ada tiga tahapan dalam penilaian adiwiyata perencanaan, pelaksanaan dan pemantauan. "Perencanaan ada dokumen yang harus dipersiapkan untuk memenuhi standarnya. Kalau dulu tidak ada tahap verifikasi online, tapi karena pandemi, dilaksanakan secara online sehingga menggunakan zoom untuk mengetahui dan kondisi lingkungan yang lolos administrasi di provinsi," terangnya.

Dilanjutkan Anang, sekolah menjadi target karena sekolah adalah tempat pendidikan dimana anak membutuhkan informasi terkait. 

"Jadi kita berupaya agar sekolah ada kontribusi terhadap lingkungan. Jadi ada keseimbangan antara pendidikan, lingkungan dan akademik,".

Sebelum mengikuti, DLHKP juga telah melakukan pembinaan baik fisik maupun fisik untuk pemanfaatan sampah dan penataan lingkungan. Anang berharap ketiga sekolah yang mewakili Kota Kediri bisa lolos dan mendapat predikat adiwiyata tingkat provinsi. 

"Semoga ini bisa terus berkelanjutan dan bisa diaplikasikan ke karakter siswa karena sekolah berperan dalam masa depan anak," terangnya.

Untuk diketahui, Tim terdiri dari Dinas Pendidikan dan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jatim. tahap administrasi sudah dilakukan sejak Februari hingga tahap terakhir diumumkan dimana pemenang akan dilakukan Juli mendatang. Can