Menengok Kartini Maritim di Pangkalan PLP Tanjung Perak Surabaya

Para kartini Pangkalan PLP Tanjung Perak Kelas II Surabaya saat melakukan patroli laut. SP/Dokumen PLP

SURABAYAPAGI,Surabaya - Dunia maritim yang berkutat dengan laut dan samudera serta gelombang yang besar, siapa sangka sebenarnya perempuan pun bisa berkarier dan menginspirasi.

Peran perempuan di bidang kelautan, kepelabuhan, dan industri maritim, tidak boleh dianggap remeh. Ini terlihat dari tugas dan tanggungjawab yang diembankan pada 12 kartini tangguh Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Kelas II Tanjung Perak Surabaya.

Dengan misi menjamin kelancaran, keselamatan, ketertiban dan kenyamanan bernavigasi, ke-12 kartini ini dengan gagah berani menerjang lautan Indonesia demi melaksanakan kegiatan penjagaan laut, penyelamatan, pengamanan perairan laut dan penertiban serta penegakan peraturan di bidang pelayaran.

Tiga dari 12 kartini tangguh ini adalah Siti Hajrah, Antin alfianah, SH dan Rate Trivosa Oktaviani. 

Sebelumnya, di saat perempuan lain tengah asyik berselancar mencari tempat liburan, ke-3 orang ini justru melakukan patroli penegakan hukum di Perairan Alur Pelayaran Barat Surabaya (APBS) dan Alur Pelayaran Timur Surabaya (APTS) dengan menggunakan kapal kelas 3 KN.329 pada akhir 2020 lalu.

Siti Hajrah bertugas sebagai Komandan Patroli KN - 329, Antin alfianah bertugas sebagi chief officer sementara Rate Trivosa Oktaviani memegang kendali sebagai juru mudi kapal.

Kepala Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Kelas II Tanjung Perak Mulyadi SH, MH mengapresiasi kinerja para kartini-kartini muda Pangkalan PLP sebagai insan transportasi laut yang tangguh, solid dan profesional. 

"Saya mengapresiasi peran para kartini muda Pangkalan PLP, dengan selalu mengedepankan motto tugas Bekerja dengan Hati, mereka terus melayani dan melaksanakan patroli keselamatan Pelayaran," kata Mulyadi kepada Surabaya Pagi, Rabu (21/04/2021).

Tepat di hari ini, sebagai hari Kartini yang selalu dirayakan setiap 21 April, Mulyadi terus mengupayakan agar kemampuan personel perempuan di lingkungan Pangkalan PLP Tanjung Perak terus meningkat dan sejajar dengan kaum adam.

"Saya selalu mensupport dalam hal Peningkatan SDM melalui diklat-diklat teknis agar tumbuh kartini-kartini muda transportasi yang siap untuk menjadi Pemimpin setara dengan kaum laki-laki," katanya seraya menambahkan "Habis gelap terbitlah terang,"

Lebih lanjut pria asal Lampung ini menyebutkan, ke-12 kartini muda yang bertugas di Pangkalan PLP Tanjung Perak telah dibekali dengan pengetahuan kemaritiman. Disamping itu, mereka juga telah memiliki ijazah Certificate of Competency (COC) sebagai Pelaut.

"Jadi mereka siap naik ke atas kapal patroli, untuk melaksanakan patroli keselamatan pelayaran demi mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia," tegasnya. sem