Meski Ada Lewandoski, Pasar Taruhannya Lek-lekan

Robert Lewandowski () dan Marek Hamsik ()

SURABAYAPAGI.COM, St. Petersburg – Laga Polandia versus Slovakia merupakan di laga perdana di grup E Euro 2020, Senin (14/06/21) malam nanti yang akan disiarkan langsung oleh Mola TV dan RCTI pukul 23.00 WIB.

Polandia dan Slovakia tergabung di grup E Euro 2020 bersama Spanyol dan Swedia. Jika dilihat dari negara-negara yang tergabung di grup E, Spanyol, Polandia dan Swedia akan bersaing ketat, sementara Slovakia menjadi kuda hitam yang bisa memberi kejutan.

Polandia berhasil lolos ke putaran final setelah menjadi juara grup G kualifikasi Euro 2020 dengan meraih 25 poin dari 10 pertandingan yang telah di lakoni dengan catatan delapan kemenangan, satu imbang dan sekali kalah.

Sementara Slovakia lolos ke Euro 2020 setelah menjalani pertandingan play off melawan Irlandia Utara, sebelumnya Sokoli menjadi tim tiga terbaik dari kualifikasi grup E. Skuat asuhan Stefan Tarkovic itu berhasil meraih kememangan dengan skor 1-2 atas Irlandia Utara.

Menilik kedalaman skuat, Polandia pasti akan lebih diunggulkan dari Slovakia. Apalagi, Polandia akan dipimpin mesin gol yang bermain untuk FC Bayern Munchen, Robert Lewandowski. Pada musim ini saja, di Bundesliga, Robert Lewandowski mencetak rekor gol terbanyak satu musim dengan 41 gol.

Hal ini yang menjadi perhatian bek-bek Slovakia. Salah satunya Lubomir Satka. Dilansir UEFA, bek yang bermain untuk Lech Poznan memiliki tantangan besar menghentikan mesin gol Polandia.

“Ini tantangan besar bagi saya dan tim (untuk menghentikan Robert Lewandowski). Saya harap rekan-rekan satu tim juga ikut membantu saya,” tegas Lubomir.

Meski begitu, tambah Lubomir, Polandia tak hanya Robert Lewandowski. Masih ada pemain-pemain Polandia yang menjadi perhatian. “Masih ada (Piotr) Zielinski, (Grzegorz) Krychowiak dan Alex (Milik). Jadi kami pun harus bisa mengantisipasi,” harap Lubomir.

Pernyataan Lubomir juga dibenarkan oleh pelatih Slovakia, Stefan Tarkovic. Timnya akan bekerja keras untuk menghadapi laga perdana. Bahkan dia menyadari, Polandia dan Robert Lewandowski-nya, merupakan tim yang berada diatasnya. “Jadi ini tantangan kami. Dan kami berharap bisa memperbaikinya (laga perdana Euro 2016 lalu di Prancis). Saat itu kami kalah. Maka itu, saatnya dengan skuad yang lebih baik, kami bisa,” ujar Stefan.

Slovakia pun masih diperkuat dua jenderal lapangan tengah berpengalaman, Marek Hamsik dan Juraj Kucka. Sedangkan Milan Skriniar diandalkan di lini belakang untuk menghalau Lewandowski dkk.

 

Head to Head

Kedua negara itu juga sudah menjalani serangkaian pertandingan uji coba sebelum Euro 2020 dilaksanakan, dimana Polandia hanya meraih hasil imbang di dua laga ujicoba bulan Juni ini, di laga pertama kontra Rusia,  Polandia hanya mampu meraih hasil imbang 1-1, selajutnya kontra Islandia mereka juga imbang 2-2.

Slovakia ternyata juga meraih hasil minor dalam dua laga uji coba sebelum Euro, mereka ditahan tanpa gol oleh Bulgaria dan 1-1 saat melawan Austria.

Terakhir kedua negara ini bertemu adalah saat bertanding di laga ujicoba pada 2013 lalu, dimana Slovakia berhasil meraih kemenangan dengan skor 1-2. Jika di lihat dari lima pertemuan kedua negara, Slovakia masih mendominasi dengan 3 kali menang, 1 kali imbang, sementara  Polandia hanya meraih 1 kemenangan saja.

 

Prediksi Taruhan

Menilik peta kekuatan kedua tim, Polandia dengan rangkaian pemain yang mereka miliki plus sosok Robert Lewandoswski, diprediksi memiliki sedikit keuntungan dari Slovakia. Vivagoal memprediksi mereka bisa menang dengan selisih satu gol.

Bahkan, beberapa rumah taruhan di Eropa, masih menjagokan tim Biało-czerwoni (julukan Polandia yang artinya Si Merah Putih). Seperti rumah taruhan William Hill dan Ladbrokes, para petaruh masih diatas kertas bisa memenangkan laga Senin nanti malam.

Peluang Polandia, versi William Hill, diunggulkan koefisien 5/6. Artinya, dari lima petaruh, ada enam petaruh yang menjagokan Robert Lewandowski dkk ini. Sedangkan, Slovakia, tamil kuda hitam, hanya koefisien 9/2. Sama halnya dengan Ladbrokes, Polandia diunggulkan dengan koefisien 4/5.

Sedangkan, peluang hasil imbang, William Hill melansir dengan koefisiennya 11/5 sedangkan Ladbrokes melansir dengan koefisien 9/4.

Sedangkan, pasaran bursa Asia sendiri, lebih memasangkan kedua tim berpeluang mengambil kemenangan perdana di Grup E. Artinya, bursa Asia memasang lek-lekan untuk pasar taruhannya. Anda menjagokan siapa? rmc