Meski Dibayangi Overload, Lapas Mojokerto Raih IKPA Terbaik Tahun 2021

Kalapas Kelas II B Mojokerto, Dedy Cahyadi saat menerima penghargaan IKPA terbaik triwulan kedua tahun 2021 dari KPPN Mojokerto. SP/Dwy Agus Susanti

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Lapas Kelas II B Mojokerto mendapatkan penghargaan sebagai Satuan Kerja Mitra Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Mojokerto dengan Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) terbaik  triwulan kedua tahun 2021.  

Penghargaan ini diberikan langsung oleh Plt Kepala KPPN Mojokerto, Basuki Rahmat kepada Kepala Lapas Kelas II B Mojokerto, Dedy Cahyadi di Kantor KPPN Mojokerto, Senin (30/8/2021).

Menurut Dedy penghargaan ini merupakan penghargaan yang tidak pernah diprediksi sebelumnya. Pasalnya Lapas Kelas II B Mojokerto sempat dibayang-bayangi minus anggaran lantaran over kapasitas penghuni lapas dan penambahan pegawai dari pemerintah pusat.

"Saat ini penghuni Lapas Mojokerto hampir mencapai seribu orang sedangkan kapasitas kita hanya untuk 340 orang saja. Kondisi yang overload tersebut sempat menjadi kekhawatiran kami akan terjadinya minus anggaran," ujarnya. 

Belum lagi, lanjut Dedy, adanya penambahan sejumlah pegawai baru dari pemerintah pusat. Sehingga jika kebutuhannya tidak dianalisis dengan baik dan anggarannya tidak direncanakan sejak awal maka minus anggaran di Lapas kemungkinan bakal tak dapat dihindari.

"Tapi beruntung berkat kerja keras semuanya dan komitmen luar biasa dari tim pengelola keuangan akhirnya penggunaan anggaran kita bisa tepat dan sesuai perencanaan," ujarnya.

Ia berharap, prestasi luar biasa ini dapat dipertahankan pada penilaian berikutnya. Sehingga Satker Lapas Mojokerto tetap bisa menjadi yang terbaik diantara satker-satker lainnya yang menjadi mitra KPPN Mojokerto. 

"Di Mojokerto, hanya kita yang menduduki tiga besar. Karena peringkat dua dan tiga diduduki oleh satker lain yang berada di Kabupaten Jombang," tukasnya.

Terpisah, Plt. Kepala KPPN Mojokerto, Basuki Rahmat mengatakan penilaian IKPA terbaik triwulan kedua diduduki oleh Lapas Mojokerto sebagai peringkat satu, Kantor Pelayanan Pajak Pratama Jombang sebagai peringkat dua dan Polres Jombang sebagai peringkat tiga.

"Dalam pengelolaan anggarannya, Lapas Mojokerto sangatlah baik dan akuntabel, sehingga berhak dinobatkan sebagai Satker Peringkat I dalam penilaian hasil IKPA Triwulan kedua tahun 2021," ungkapnya.

Ia mengatakan ada 13 indikator Penilaian hasil IKPA (Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran). Diantaranya, Revisi DIPA, Deviasi Halaman III DIPA, Pagu Minus, Data Kontrak, Pengelolaan UP dan TUP, LPJ Bendahara, Dispensasi SPM, Penyerapan Anggaran, Penyelesaian Tagihan, Konfirmasi Capaian Output, Retur SP2D. Dwy