Meski Lebih Senior, Wakapolri juga Dukung Komjen Listyo

Komjen Listyo Sigit Pramono.

 

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Meski lebih senior, Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono, mendukung Komjen Listyo Sigit Pramono menjadi calon tunggal Kapolri.

Gatot, angkatan ‘98 dan Komjen Listyo Sigit merupakan lulusan Akpol '91.

Ini terkait penunjukan presiden Jokowi, kepada Komjen Sigit sebagai calon Kapolri. Sigit  akan jalani uji kompetensi di DPR.

"Saya mendukung penuh Pak Sigit dalam mewujudkan Polri yang Promoter (profesional, modern, dan tepercaya)," tutur Gatot dalam keterangannya, Jumat (15/1).

Usai ditunjuk oleh Presiden Jokowi menjadi calon tunggal Kapolri, Listyo Sigit Prabowo, langsung meminta dukungan dan doa dari masyarakat menjelang ujian kelayakan dan kepatuhan calon Kapolri pada pekan depan.

"Terima kasih atas dukungannya dan support-nya. Mohon doa agar bisa melaksanakan rangkaian fit and propert test dengan baik," kata Sigit.

 

Gatot ikut Dorong Pembenahan

Komjen Gatot menegaskan, di bawah komando Kapolri yang baru, dirinya akan ikut mendorong dan membawa institusi Polri untuk berbenah ke arah yang lebih baik. Terlebih, tantangan ke depan akan semakin berat.

"Saya tetap Bhayangkara yang Satya Prabu," jelas dia.

Gatot berharap, Polri dapat terus berupaya menempuh langkah apapun demi dapat mewujudkan harapan masyarakat.

"Kami akan bersama-sama membangun institusi untuk melanjutkan dharma bakti kepada negara," tutup Gatot.

 

Permintaan Kapolri

Kapolri Jenderal Pol Idham Azis meminta jajarannya tetap solid dan ikut mendukung keputusan Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang memilih Kabareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo sebagai calon penggantinya.

"Saya berharap kita semua tetap solid, bersatu dan mendukung apa yang menjadi kebijakan Bapak Presiden RI selaku pimpinan tertinggi Polri untuk kita laksanakan dan amankan," kata Idham saat meresmikan Gedung Divisi Humas Polri, Jakarta, Kamis 14 Januari 2021, dikutip dari Antara.

Idham meminta jajarannya meyakini bahwa keputusan Jokowi tentang suksesi kepemimpinan Polri tersebut pasti telah melalui berbagai pertimbangan yang matang. Keputusan tersebut, kata Kapolri merupakan hak prerogatif Presiden.

"Saya mengajak kepada rekan-rekan semua untuk bergandeng tangan memberikan dukungan kepada calon Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo sehingga proses pelaksanaan rangkaian fit and proper test yang akan dilaksanakan pekan depan sampai dengan pelantikan Bapak Kapolri baru bisa berjalan dengan sukses dan lancar serta tidak menemui hambatan apapun," tutur Idham.

Jenderal bintang empat itu mengutip sebuah pepatah. "Waktu tidak mengikuti jalan yang dibuat oleh manusia, tetapi manusia-lah yang berjalan di jalur yang dibuat oleh waktu," kata dia.

Jenderal Idham Azis akan pensiun pada awal Februari 2021. n jk, erc