Modal Nekat dan Sabar, Erwan Sukses Berbisnis Grosiran Barang

Erwan, pengusaha muda yang rintis bisnis grosiran barang. SP/ LPG

SURABAYAPAGI.com, Lampung - Bermodal uang dari orang tuanya sebesar Rp 30 Juta, Erwan yang merupakan pengusaha muda ini mulai merintis bisnis grosiran barang yang ia tekuni dengan tekad pantang menyerah dan penuh kesabaran hingga kini omzetnya mencapai miliaran.

Berkat kesabaran dan keuletan adalah modal utama menuju kesuksesan. Erwan percaya, kesuksesan bukan hanya memilik orang yang modalnya berlimpah.

“Jatuh bangun itu sudah hal biasa saat saya merintis dulu. Karena saya yakin dengan kemampuan dan keuletan yang saya punya saya pasti mampu meraih kesuksesan. Hasilnya terbukti. Saya bisa sukses dengan modal seadanya,” ujarnya.

Erwan mulai merintis usaha sejak tahun 2003 dengan membuka toko yang menyediakan kebutuhan-kebutuhan sehari-hari masyarakat. Toko yang diberinya naman Toko Baru tersebut saat ini telah menjadi Toko penyuplai barang-barang toko lainnya yang berada di Tubaba.

“Alhamdulillah, sekarang ada sekitar 100 toko yang sudah langganan ngambil (belanja) barang dagangannya ditoko saya,” katanya, Kamis (6/5/2021).

Usaha yang dirintisnya tersebut awalnya hanya bermodal Rp 30 juta. Saat ini modal itu telah berkembang jauh dan terhitung menjadi usaha sukses di Tubaba. Di tahun 2010 silam Ia bahkan berani mengambil pinjamanbank sebesar Rp 300 juta guna mengembangkan usahanya. Tambahan modal itu juga kini telah berkembang pesat.

“Awalnya cuma toko kecil-kecilan mas. Dulu saya diberi modal sama orang tua saya Rp 30 juta. Dari modal itu hanya cukup membelikan beberapa barang dengan stok yang terbatas,” katanya.

Erwan juga mengatakan, tokonya tersebut dulunya berlokasi di areal pasar. Pada tahun 2010 ia memutuskan untuk memperlebar tokonya tepat disamping kediamannya yang berlokasi di Jalan Pasar Daya Murni.

“Dulunya toko saya berada di lokasi pasar Daya Murni, tapi sekarang sudah pindah di samping rumah biar lebih dekat dari rumah,” ungkapnya.

Menurutnya, untuk menjadi sukses diusia muda hanya satu kuncinya, yakni tekat dan kesabaran. “Kuncinya cuma tekat dan kesabaran dalam menjalani setapak demi setapak tangga kesuksesan usaha,” tuturnya.

Modal yang kecil tak menghalangi orang untuk bisa sukses. Karena dengan adanya kepercayaan dari para pembeli dan distributor juga menjadi modal utama dalam meningkatkan usaha.

“Kalau modal saya bisa dibilang masih kecil. Tapi dengan adanya kepercayaan dari orang-orang yang menitipkan barang disini juga menjadi faktor pendorong berkembangnya usaha saya ini,” tutupnya. Dsy6