Momentum Hari Jadi 76 Tahun, Tonggak Kebangkitan Jawa Timur

Sidang Paripurna Istimewa Hari Jadi 76 Tahun Provinsi Jawa Timur, Kamis (14/10/2021). Dari kanan : Kusnadi (Ketua DPRD Jatim), Anik Maslachah (Wakil Ketua DPRD Jatim), Khofifah Indar Parawansa (Gubernur Jatim) dan Emil E Dardak (Wagub Jatim). SP/Riko Abdi

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Tepat 12 Oktober 2021 Provinsi Jawa Timur berusia 76 Tahun. Sebagai bentuk penghormatan, DPRD Jawa Timur pada 13 Oktober 2021 menggelar sidang paripurna Istimewa bersama Gubernur, Forkopimda dan tokoh masyarakat.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jawa Timur (DPRD Jatim) berharap momentum HUT Provinsi Jawa Timur ke-76 tidak hanya sebagai seremonial belaka. Lebih dari itu, legislatif berharap agar hal ini dapat menjadi momentum untuk Jatim bangkit. 

Ketua DPRD Jatim Kusnadi mengatakan, semangat yang dapat diambil dari hari jadi Pemprov itu memang perlu terus digaungkan. Tema Jatim Bangkit dalam HUT di tahun ini disebut sangat pas untuk menggelorakan semangat tersebut. 

"DPRD Jawa Timur sangat berharap bahwa peringatan hari jadi ini tidak hanya sekedar seremonial saja. Akan tetapi, mari bersama-sama untuk menjadikan momentum refleksi bersama demi kemajuan Jawa Timur," kata Kusnadi saat sambutan dalam rapat paripurna agenda peringatan Hari Jadi Provinsi Jawa Timur Ke-76 , Rabu (13/10/2021). 

Rapat tersebut, selain diikuti jajaran pimpinan dan anggota DPRD, juga diikuti oleh jajaran Pemprov Jatim. Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Wagub Emil Elestianto Dardak hadir bersama dengan OPD yang turut diundang. Selain itu, unsur forkopimda turut hadir. 

Kusnadi melanjutkan, Terkait tema Jatim Bangkit yang diusung pada peringatan tahun ini, disebut juga menjadi diantara pembuktian semangat seluruh pihak untuk mewujudkan kesejahteraan serta kecerdasan masyarakat Jawa Timur. 

"Sebagaimana pepatah Jawa, Ra Ono Wong Mulyo Tanpo Urip Rekoso. Tidak ada orang yang hidup sukses tanpa kerja keras. Inilah yang harus kita jalankan untuk menuju kesuksesan Jawa Timur," ungkap Kusnadi. 

"Kebersamaan dan musyawarah untuk mengambil kebijakan adalah kunci utama menuju kesuksesan dan keberhasilan bersama untuk kepentingan rakyat," lanjut Kusnadi. 

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam sambutannya mengungkapkan, kinerja Pemprov yang berjalan sejauh ini disebut sudah terukur. Namun, Khofifah mengatakan tentu hal itu tak boleh lantas berpuas diri. Segala kerja harus dilakukan dengan keterpaduan dan sinergitas yang kuat. 

"Kami menyampaikan terimakasih kepada pimpinan dan anggota DPRD Jawa Timur yang terus membangun kemitraan konstruktif dan produktif dengan berbagai dinamika yang harus kita atasi bersama," ungkap Khofifah.

Pada rapat paripurna tersebut, salah seorang ulama, KH Ahmad Muwafiq. Ulama yang akrab disapa Gus Muwafiq itu mengisi ceramah ilmiah dihadapan peserta paripurna. “Kita hadirkan Gus Muwafiq untuk memberikan tausiyah, agar kita semua mendapat pencerahan positif dan ilmu spiritual sebagai landasan dalam membuat kebijakan jalannya pemerintahan di Jawa Timur,” imbuh Wakil Ketua DPRD Jatim Anik Maslachah yang memimpin jalannya sidang Paripurna Istimewa HUT Jawa Timur ke-76 Tahun. rko