Monev KPK RI, Upaya Pencegahan Tindak Korupsi

Bupati Kediri

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Apresiasi luar biasa disampaikan oleh KPK RI w ilayah VI Jawa Timur pada acara Monitoring dan Evaluasi Monitoring Center For Prevention (MCP) p ada Pemerintah Kabupaten Kediri Tahun 2020. Kegitan tersebut dilaksanakan di lapangan tenis Pemkab Kediri dengan dihadiri oleh Bupati Kediri dr. Hj. Haryanti Sutrisno, Sekretaris Daerah Dede Sujana serta Kepala OPD, (18/11). Bupati K ediri dr. Hj. Haryanti Sutrisno hearts sambutannya memaparkan, M onitoring Pusat P revention (MCP) dilatarbelakangi Oleh keinginan Membangun k erangka kerja Yang DAPAT digunakan untuk review Memahami elemen-elemen Yang rentan Terhadap korupsi. Dengan MCP ini akan memberikan arah dalam upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi. "DAPAT Kami Sampaikan ditunjukan kepada tim Korsu p gah KPK bahwa Tahun 2020 Pemerintah Kabupaten Kediri Terus melakukan pembaruan PADA Aplikasi Monitoring Center untuk P revention Yang mencakup 8 daerah intervensi, meskipun sasaran Pemenuhan capaian LEBIH terkonsentrasi PADA semester 2 dikarenakan covid-19 PADA Awal tahun 2020 , "terangnya . "Per tanggal 18 November 2020 Pemerintah Kabupaten Kediri telah memenuhi 83 dari 103 pertanyaan atau target capaian. Pemerintah Kabupaten Kediri akan memaksimalkan pemenuhan target capaian pada 8 area intervensi yang telah ditetapkan ,” paparnya. Intervensi area intervensi pertama adalah perencanaan dan penganggaran APBD dengan nilai capaian 84,0% , kedua intervensi pengadaan barang dan jasa (PJB) dengan nilai capaian 21,6% . Area ketiga yaitu pelayanan terpadu satu pintu dengan nilai capaian 50,8% . Target capaian yang masih terus diupayakan adalah pengembangan tax clearence dan E-signature . Kemudian p ADA daerah Penyelenggaraan kapabilitas Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) Nilai capaian Adalah 60,3% dan manajemen ASN DENGAN capaian 91,8% . Untuk intervensi area optimalisasi pendapatan daerah sebesar 52,2% . R endahnya nilai capaian tersebut karena poin peningkatan pajak dan penagihan pajak yang belum optimal sebagai dampak dari bencana covid-19. Intervensi intervensi berikutnya adalah manajemen aset daerah dengan nilai capaian 68,0% . Sedangkan intervensi area terakhir adalah tata kelola dana desa dengan nilai capaian saat ini sebesar 68,3% . Pada kesempatan ini juga dilaksanakan serah terima Prasarana Sarana dan Utilitas atau PSU berupa fasilitas umum atau fasilitas sosial p erumahan dari 18 pengembang kepada Pemerintah Kabupaten Kediri. PSU yang diserahkan sebanyak 74 sertifikat berupa tanah dan bangunan dengan nilai total sebesar Rp. 20 Milyar. Penandatanganan berita acara serah terima aset PSU dilakukan oleh perwakilan pengembang D irektur Utama PT Yura Abadi Sentosa dan Sekretaris Daerah Kab. Kediri Dede Sujana. Kemudian dengan penyerahan berita serah terima aset PSU dari PT. Yura Abadi Sentosa kepada Sekretaris Daerah. "Apresiasi Kami Sampaikan ditunjukan kepada Pimpinan SKPD Yang Telah bersinergi DENGAN para investor perumahan untuk review Pengamanan Aset PSU , Dimana t ujuan Akhir Dari activities tersebut Adalah Terjamin Dan terpeliharanya hak 'masyarakat Berupa fasum ATAU fasos di Lingkungan Tempat Tinggal," kata Bupati. Adv/kominfo