Motor Tabrak Mobil di FlyOver Pasar Kembang

Petugas mengatur lalu lintas di sekitar lokasi untuk mencegah kemacetan. SP/Patrik

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Kecelakan sepeda motor beat nomor polisi AG 3716 VAI yang dikendarai oleh Dimas Rangga Priyambodo menabrak mobil Mitsubshi merk Kuda dengan nopol W 900 NE saat melakukan pengencangan baut ban di Jembatan Fly Over Pasar Kembang, Surabaya, Jawa Timur, Senin (20/7). Kecelakaan kendaraan tersebut terjadi sekitar pukul 14:26 WIB melibatkan 1 (satu) pengendara dilarikan ke rumah sakit.

Kronologi kejadian tersebut berawal saat Mobil Mitshubshi milik Petrus yang beralamat Sidoarjo hendak melakukan pengencangan baut ban sisi kiri belakang yang lepas sehingga terpaksa berhenti di jembatan yang kondisi arus lalu lintasnya ramai. Tanpa disadari ada kendaraan yang menabrak mobilnya.

“Benar mas, tadi kronologi kejadiannya saya melakukan perbaikan pengencangan baut yang lepas. Tiba – tiba mendengar suara benturan saat melihat dibagian kanan belakang mobil sudah dalam keadaan penyok dan kaca pecah karena ditabrak pengendara motor beat yang dikemudikan oleh Dimas dengan yang rekannya padahal rambu tanda darurat sudah menyala. Ia menambahkan tekanan tabrakan yang cukup kencang itu membuat kondisi mobil yang awalnya diparkir lurus sampai geser serong ke kiri. Pintu mobil bagian tengah aja sampai tidak bisa dibuka mas” ungkapnya.

Saat wartawan SurabayaPagi mengkonfimasi Dimas Rangga Priyambodo mengatakan “Tadinya saya melaju dari Jalan Diponegoro mau ke Kedung Doro melewati jembatan Flyover Pasar Kembang, tidak melihat begitu jelas karena kaca helm saya buram sehingga menabrak mobil tersebut”paparnya.

Dalam pantauan Kondisi pengendara sepeda motor mengalami luka – luka bagian kaki, tangan, dan hidung yang berlumuran darah yang cukup serius sehingga Tim Gerak Cepat (TGC) segera melakukan penanganan selanjutnya membawa korban untuk dibawa ke Rumah Sakit Soewandi Surabaya.

Iptu Yoyon mengatakan iya benar ada terjadi kecelakaan antara sepeda motor dengan mobil, posisi yang kurang menguntungkan pemilik mobil saat melakukan perbaikan mobil kurang jeli apalagi rambu – rambu segitiga tidak dipasang hal ini membahayakan pengendara karena arus jalan di flyover cukup kencang.

Ia juga mengimbau bagi pengendara yang mengalami trouble kendaraannya paling tidak untuk standarnya memasang rambu – rambu dengan jarak 10 meter dari lokasi perbaikan mobil agar tidak terjadi peristiwa serupa. Sementara itu kendaraan korban dibawa ke Colombo untuk menjalani pemeriksaan “pungkasnya. Pat