Mrs X Ditemukan di Aliran DAM Sungai Semut

Petugas mengevakuasi jenazah Mrs X. SP/Hadi Lestariono 

 

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Warga kelurahan Tangkil kecamatan Wlingi kabupaten Blitar dikejutkan temuan jasad sosok wanita di aliran Dam sungai Semut kecamatan  Wlingi  yang berbatasan dengan  dusun Baos kecamatan Gandusari kabupaten Blitar pada Kamis (22/4) Siang.

Informasi temuan jasad tanpa identitas oleh Atim Gatot warga kelurahan Beru kecamatan Wlingi langsung dilaporkan ke Polsek Wlingi.

Atas laporan Atim ditindaklanjuti oleh Polsek Wlingi mendatangi TKP bersama perangkat kelurahan Tangkil dan tiga pilar kelurahan setempat.

"Setelah kita menerima laporan dari warga dan saksi 3 orang yang pertama melihat jasad wanita bersama tim Inafis Reskrim Polres Blitar kita lakukan olah TKP, guna mengetahui identitas mayat dan sebab akibat kematiannya," kata Kapolsek Wlingi Kompol Yoni Sugiharto pada wartawan.

Masih menurut Kompol Yoni seijin Kapolres Blitar AKBP Leonard M Sinambela penemuan jasad wanita yang diperkirakan usia 50-60 tahun itu, berawal saksi Atim Gatot  sedang memancing di Dam Sungai semut tepatnya di bawah tanggul 1, Atim melihat sesuatu yang awalnya dikira guling selanjutnya di dekati ternyata tampak menyerupai kaki manusia. Selanjutnya saksi segera mencari warga di sekitar tempat tersebut dan melaporkan ke perangkat kelurahan.

Dari hasil pemeriksaan di TKP dikemungkinkan bahwa saat hujan lebat arus deras dari sungai atas wilayah Gandusari, diduga korban dari arah Desa Gandusari dan terbawa arus sungai.

"Untuk identitas jenazah belum diketahui karena untuk warga sekitar tidak ada yang mengenali dan tidak ada laporan kehilangan warga, untuk kondisi jenazah sudah membusuk dengan posisi tengkurap kepala tertutup kotoran lumpur, guna penyelidikan jasad  dievakuasi ke  kamar jenazah RSUD Ngudi Waluyo Wlingi untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," tambah Kompol Yoni Sugiharto.

Sementara dari hasil pemeriksaan awal saat di kamar jenazah diketahui jasad wanita itu mempunyai ciri-ciri jenis perempuan, tinggi badan sekitar 152 cm, BB sekitar 40 kg  di TKP ditemukan  jilbab yang masih melekat di kepala berwarna coklat yang sudah kusam terkena lumpur.

Untuk pakaian berupa daster motif batik dengan warna kombinasi putih ungu dan gigi sudah ompong.

"Untuk sidik jari tidak tampak karena kulit sudah mengelupas sehingga pori-pori tidak ada, dan kondisi jenazah proses pembusukan dan perkiraan meninggal sekitar 6 hari," pungkas mantan Kapolsek Garum ini, sambil menghimbau bila ada pihak ekluarga atau kerabatnya yang kehilangan dengan ciri ciri yang disampaikan, segera menghubungi Polres Blitar atau Polsek Wlingi. Les