Mutasi Besar-besaran, Bupati Lamongan Sisakan 8 Jabatan Eselon II Kosong

Dianto Hari Wibowo menerima SK sebagai Kepala Dinas Kesbang Lamongan seperti yang diprediksi sebelumnya.SP/MUHAJIRIN KASRUN

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Bertempat di gedung pertemuan Gajah Mada lantai 7, Pemkab Lamongan, untuk kali pertama sejak dilantik menjadi orang nomor satu ini melakukan mutasi. Bahkan mutasi kali ini tergolong jumlahnya cukup banyak, ada 187 pejabat eselon IV, III dan II yang dimutasi, pada Senin (20/9/2021).

Hanya saja, dalam mutasi untuk posisi Kasi, Kabid, Sekkel, Lurah, Sekcam, Camat, Sekdin, Kabag dan Kadis ini, Bupati Yuhronur Efendi memilih mengosongkan sekitar 8 jabatan eselon II Organisasi Perangkat Daerah (OPD), ketimbang mengisinya.

Informasi yang didapat surabayapagi.com menyebutkan, bupati sengaja tidak mengisi jabatan kepala OPD untuk pos Dinas Perpustakaan, Asisten Administrasi, Staf Ahli, Dinas PU  Perkim, Dinas Ketahanan Pangan, BPKAD, dan Dinas Litbang itu untuk menyiapkan pejabat yang selama ini dianggap membantu dalam Pilkada 2020 lalu.

"Sudah bisa ditebak mas, pos OPD yang dikosongkan ini semua untuk jatah orang/pejabat dekatnya yang selama ini sudah dipersiapkan oleh pak bupati mengisi jabatan yang kosong itu," kata sumber terpercaya di lingkungan Pemkab Lamongan.

Posisi yang kosong ini lanjut sumber itu yang minta tidak menyebutkan namanya itu, sudah ada nama-nama yang bakal mengisi jabatan itu, dan nama-nama itu sekarang posisinya ada di eselon III. Dan untuk promosi jabatan mereka semua harus melalui tahapan dan proses melalui seleksi terbuka (Selter) atau open bidding. "Ya mereka nanti harus melalui seleksi terbuka, ada proses yang harus dilalui, tapi semua itu hanya akal-akalan saja, siapa-siapa calon kepala dinas sudah ditentukan," ungkapnya.

Terpisah, Bambang Hadjar Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia  Daerah (BKPSDM) Kabupaten Lamongan, membenarkan kalau 8 jabatan kepala OPD yang kosong itu akan dilakukan seleksi terbuka, untuk memberikan kesempatan kepada pejabat eselon III untuk dipromosikan. 

"Yang kosong di selterkan./ Open bidding/ seleksi terbuka, saya tidak mau mengomentari apa kata orang, kalau jabatan itu sengaja bla, bla, yang jelas BKPSDM menjalankan tupoksinya salah satunya soal seleksi terbuka. Kalau diperintah untuk menggelar seleksi terbuka ya kita akan buka gitu saja," ungkapnya.

Sementara itu, bupati Yuhronur Efendi dalam sambutan pelantikannya mengungkapkan, bahwa pelantikan ini adalah semata-mata untuk kepentingan organisasi, dan untuk melakukan peningkatan kinerja agar tidak terjadi kejenuhan dalam bekerja.

Bupati juga  menambahkan, RPJMD Lamongan harus menjadi pedoman dalam perencanaan pembangunan di Lamongan, hal tersebut harus menjadi komitmen bersama dalam mencapai visi misi Lamongan, yakni mewujudkan Lamongan yang berkeadilan.

Pejabat yang dilantik ini memiliki rincian 13 orang pejabat Eselon II dan 174 pejabat Eselon III dan IV. Tiga orang pejabat Eselon II yang dilantik merupakan hasil seleksi terbuka yakni Dianto Hari Wibowo menjabat sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Siti Rubikah menjabat Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, serta M. Jupri menjabat sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air. jir